Investor Baru Pasar Modal Tumbuh Subur di Tengah Pandemi

Jum'at, 28 Mei 2021 - 19:39 WIB
Foto/Ilustrasi
JAKARTA - Pandemi Covid-19 dinilai memiliki dampak jauh lebih dahsyat daripada krisis moneter karena menghantam dua efek sekaligus yaitu dari supply dan demand. Meskipun begitu, industri pasar modal di Indonesia menjadi salah satu sektor yang mengalami pertumbuhan di tengah pandemi Covid-19.

Kepala Kantor Bursa Efek Indonesia (BEI) Kalimantan Barat, Taufan Febiola mengatakan, industri pasar modal di tengah pandemi Covid-19 telah tumbuh signifikan.



"Dan trennya sedang berjalan mengarah bahwa pasar modal pelan tapi pasti akan menjadi the mother of financial industry," ujar Taufan dalam acara "Bincang Pasar Modal" secara virtual, Jumat (28/5/2021).

Baca juga: Keterisian Tempat Tidur RS Naik 14,2%, Satgas: Ini Alarm Keras untuk Kita

Dia menyontohkan pertumbuhan sektor pasar modal Indonesia dari sisi demand yang sangat pesat khususnya di Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), di mana perkembangan investor yang bertransaksi di pasar modal kita di provinsi tersebut tumbuh begitu pesat.

"Bahkan di tahun lalu terjadi penumbuhan investor baru yang memiliki sub rekening efek dari 2019 hanya tumbuh 7.000 investor baru, lalu di 2020 tumbuh menjadi 31.507 investor baru. Januari-April 2021 sudah tumbuh 17.000 investor baru," kata dia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!