Pembangkit Beralih ke EBT, Sri Mulyani: Tak Mudah Bagi PLN Perusahaan Monopoli Kelistrikan

Jum'at, 11 Juni 2021 - 17:02 WIB
"Itu merupakan suatu komitmen yang memiliki konsekuensi keuangan luar biasa bagi PLN. Apalagi kalau kita lihat hari ini dalam kondisi Covid-19, di mana permintaan terhadap listrik menurun," imbuhnya.

Lanjutnya, pemerintah mengarahkan kebijakan untuk mendukung pengembangan energi baru terbarukan melalui pemberian stimulus. Ia menerangkan, stimulus serupa juga akan diberikan kepada bidang usaha yang ramah lingkungan.

Baca Juga: Sri Mulyani Butuh Duit Rp3.461 Triliun, Buat Apa Ya?

Beberapa stimulus yang telah tersedia yakni tax holiday, tax allowance, pembebasan bea masuk impor, pengurangan pajak pertambahan nilai (PPN), pajak penghasilan (PPh) ditanggung pemerintah (DTP), serta pengurangan pajak bumi dan bangunan (PBB) untuk mendukung pengembangan proyek tenaga listrik bertenaga panas bumi dan energi terbarukan lainnya.

"Kita akan memberikan dukungan dalam pengembangan energi ramah lingkungan dalam mengurangi emisi," jelasnya
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!