Garap Refinery Unit II, Pertamina dan Nindya Karya Gandeng 3 Perusahaan Korsel

Sabtu, 26 Juni 2021 - 20:59 WIB
Foto/ilustrasi
JAKARTA - PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) dan PT Nindya Karya (Persero) menggandeng tiga sekaligus perusahaan asal Korea Selatan , LOTTE Engineering & Construction, KOREIT dan DH Global, untuk melaksanakan Penandatanganan Perjanjian Studi Bersama (Joint Study Agreement/JSA) terkait pengembangan Refinery Unit II, Dumai.

Ruang lingkup perjanjian tersebut meliputi aspek teknis maupun bisnis. Di antaranya, kajian konfigurasi yang terdiri peninjauan unit Residu Fluid Catalytic Cracking (RFCC) dan studi optimasi untuk memproduksi produk yang bernilai tinggi.



Sedangkan dari aspek bisnis meliputi kajian model bisnis, termasuk skema pendanaan dan skema bisnis yang optimal bagi para pihak.

Baca juga:10 Tahun Jadi Buronan, Hendra Subrata Diterbangkan ke Jakarta

Kemudian, melakukan kajian kelayakan atas proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Dumai, melakukan kajian studi pasar serta melakukan pemetaan atas pihak-pihak lain yang dapat berkolaborasi untuk mendukung kelayakan proyek.

Kementerian Koordinasi Maritim dan Investasi mencatat studi bersama proyek tersebut telah menelan investasi hingga USD 1 juta atau sekitar Rp14,46 miliar (kurs Rp14.462). Investasi merupakan hasil patungan dari KPI, Nindya Karya, dan DH Global.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!