Kepengurusan KADIN Indonesia yang Baru Harus Segera Dibentuk
Sabtu, 24 Juli 2021 - 01:18 WIB
Selain permasalahan kesehatan, tugas KADIN yang tidak kalah beratnya adalah membantu pemerintah dalam mendongkrak pertumbuhan ekonomi. Kata dia, permasalahan kesehatan dan permasalahan ekonomi adalah dua hal yang harus bisa diselesaikan berbarengan.
(Baca juga:GoTo, KADIN dan Samator Group Inisiasi Rumah Oksigen Gotong Royong)
Dalam kesempatan tersebut, Arsjad Rasjid mengapresiasi semua pihak yang telah membantu suksesnya penyelenggaraan munas. Ia menekankan, bahwa munas di Kendari menunjukan bahwa para pengusaha bisa melaksanakan proses demokrasi dengan baik, dan hal itu menjadi modal untuk KADIN Indonesia agar lebih baik lagi.
“Saya juga ingin menegaskan, bahwa KADIN adalah rumah bagi semua pihak. Rumah bagi para pengusaha dari berbagai macam latar belakang. Tidak ada kelompok atau kubu-kubuan di KADIN. Semuanya adalah satu,” tegasnya.
(Baca juga:Percepatan Vaksinasi Sektor Swasta, Bos Baru Kadin: Kita Menangkan 'Perang' Ini)
Ketua Penyelenggara Munas Kadin Adisatrya Sulisto, dalam kesempatan yang sama, mengatakan bahwa penandatanganan hari ini, adalah bagian dari tata tertib organisasi yang harus dilakukan.
“Kalau dari saya tentunya sebagai ketua penyelenggara menyampaikan laporan munas ke delapan KADIN, dan dari teman-teman pimpinan sidang, menyampaikan hasil persidangan. Karena ini semua bagian penting dari munas,” terangnya.
Ia mengatakan bahwa ke depannya, Ketua Umum KADIN Indonesia yang baru bisa menyusun kepengurusan. Hal tersebut menurutnya juga sudah ia sampaikan langsung ke Arsjad Rasjid, dan sudah disepakati menjadi prioritas tugas ketua umum yang baru.
(Baca juga:GoTo, KADIN dan Samator Group Inisiasi Rumah Oksigen Gotong Royong)
Dalam kesempatan tersebut, Arsjad Rasjid mengapresiasi semua pihak yang telah membantu suksesnya penyelenggaraan munas. Ia menekankan, bahwa munas di Kendari menunjukan bahwa para pengusaha bisa melaksanakan proses demokrasi dengan baik, dan hal itu menjadi modal untuk KADIN Indonesia agar lebih baik lagi.
“Saya juga ingin menegaskan, bahwa KADIN adalah rumah bagi semua pihak. Rumah bagi para pengusaha dari berbagai macam latar belakang. Tidak ada kelompok atau kubu-kubuan di KADIN. Semuanya adalah satu,” tegasnya.
(Baca juga:Percepatan Vaksinasi Sektor Swasta, Bos Baru Kadin: Kita Menangkan 'Perang' Ini)
Ketua Penyelenggara Munas Kadin Adisatrya Sulisto, dalam kesempatan yang sama, mengatakan bahwa penandatanganan hari ini, adalah bagian dari tata tertib organisasi yang harus dilakukan.
“Kalau dari saya tentunya sebagai ketua penyelenggara menyampaikan laporan munas ke delapan KADIN, dan dari teman-teman pimpinan sidang, menyampaikan hasil persidangan. Karena ini semua bagian penting dari munas,” terangnya.
Ia mengatakan bahwa ke depannya, Ketua Umum KADIN Indonesia yang baru bisa menyusun kepengurusan. Hal tersebut menurutnya juga sudah ia sampaikan langsung ke Arsjad Rasjid, dan sudah disepakati menjadi prioritas tugas ketua umum yang baru.
Lihat Juga :