Skenario Terburuk, Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2021 Diproyeksi Hanya Bisa 3,8%
Minggu, 01 Agustus 2021 - 06:22 WIB
Dalam skenario terburuk, ekonomi Indonesia tahun 2021 diproyeksikan hanya bisa tumbuh 3,8%. Ini tidak jauh berbeda dengan proyeksi Dana Moneter Internasional atau International Monetary Fund (IMF). Foto/Dok
JAKARTA - Direktur Eksekutif Next Policy Fithra Faisal memproyeksikan, dalam skenario terburuk pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2021 hanya bisa tumbuh 3,8%. Ini tidak jauh berbeda dengan proyeksi Dana Moneter Internasional atau International Monetary Fund ( IMF ) yang sebesar 3,9%, lebih rendah dari proyeksi sebelumnya sebesar 4,3%.
"Di awal tahun, kami membuat tiga skenario. Pertama, optimis di angka 5,6%. Kedua, skenario moderat di angka 4,6%, dan skenario buruk di angka 3,8%. Melihat proyeksi IMF yang sebesar 3,9%, saya kira ini sejalan dengan proyeksi yang kami lakukan," ujarnya dalam diskusi Polemik MNC Trijaya, Sabtu (31/7).
Baca Juga: Digitalisasi UMKM Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Pasca Covid-19
Menurut dia, penurunan proyeksi ini seiring dengan penyebaran Covid-19 varian delta yang meningkat sehingga membuat pemerintah melakukan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat.
"Di awal tahun, kami membuat tiga skenario. Pertama, optimis di angka 5,6%. Kedua, skenario moderat di angka 4,6%, dan skenario buruk di angka 3,8%. Melihat proyeksi IMF yang sebesar 3,9%, saya kira ini sejalan dengan proyeksi yang kami lakukan," ujarnya dalam diskusi Polemik MNC Trijaya, Sabtu (31/7).
Baca Juga: Digitalisasi UMKM Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Pasca Covid-19
Menurut dia, penurunan proyeksi ini seiring dengan penyebaran Covid-19 varian delta yang meningkat sehingga membuat pemerintah melakukan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat.
Lihat Juga :