Kongres Diaspora, Direktur Bank Dunia Soroti Ketimpangan Vaksinasi di Sejumlah Negara

Sabtu, 14 Agustus 2021 - 15:00 WIB
Baca juga: Banyak Pasien Sembuh, PPKM Level 4 Dinilai Berhasil Tekan Kasus Corona

Dia pun memprediksi bahwa percepatan vaksinasi dapat rampung pada 2022. "Karena memang semua prediksi ini sangat terkait dengan seberapa jauh negara itu bisa mempercepat program vaksinasi itu," terangnya.

Tak ketinggalan, perempuan Tionghoa-Indonesia pertama yang memegang jabatan sebagai menteri di Indonesia ini memaparkan bahwa stimulus pemerintah berpengaruh di masyarakat. Namun, dirinya menyoroti ketimpangan alokasi stimulus antara negara maju dan berkembang.

"Tentunya negara berkembang dalam situasi yang tidak menguntungkan, kalau rata-rata negara berkembang hanya bisa mempunyai kekuatan 4-5% dari produk domestik bruto (PDB) untuk melakukan stimulus termasuk social protection untuk masyarakatnya, di mana negara maju bisa sampai 10-20%, di situ letak perbedaannya," paparnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!