Menkeu Beberkan 7 Agenda Prioritas Jalur Keuangan di G20
Selasa, 14 September 2021 - 22:59 WIB
Selain itu, kata Menkeu yang paling sering dibahas dalam G20 yaitu kapan negara-negara terutama di G20 semuanya melakukan kebijakan extra Ordinary di bidang fiskal dan moneter.
“Akan menetapkan kapan mulai melakukan exit policy yaitu mengurangi intervensi kebijakan makro yang luar biasa dan pasti tidak sustainable secara bertahap dan terkoordinasi,” ujarnya.
Sehingga pertumbuhan ekonomi di masing-masing negara dan pertumbuhan ekonomi global bisa sustainable atau terus berlangsung. Menurutnya, tentu bukan hal yang mudah karena setiap negara memiliki kondisi yang berbeda-beda kebijakan fiskal.
"Seperti di Indonesia yang extra Ordinary di mana kita membolehkan adanya defisit di atas 3 persen tidak berjalan selamanya, dan semua negara juga situasi yang sama di kebijakan fiskal nya,” katanya.
Agenda kedua, semua negara G-20 akan membahas terkait dampak covid-19 di bidang kesehatan hingga perekonomian. Juga pembahasan mengenai produktivitas dan memulihkan ekonomi kembali.
“Akan menetapkan kapan mulai melakukan exit policy yaitu mengurangi intervensi kebijakan makro yang luar biasa dan pasti tidak sustainable secara bertahap dan terkoordinasi,” ujarnya.
Sehingga pertumbuhan ekonomi di masing-masing negara dan pertumbuhan ekonomi global bisa sustainable atau terus berlangsung. Menurutnya, tentu bukan hal yang mudah karena setiap negara memiliki kondisi yang berbeda-beda kebijakan fiskal.
"Seperti di Indonesia yang extra Ordinary di mana kita membolehkan adanya defisit di atas 3 persen tidak berjalan selamanya, dan semua negara juga situasi yang sama di kebijakan fiskal nya,” katanya.
Agenda kedua, semua negara G-20 akan membahas terkait dampak covid-19 di bidang kesehatan hingga perekonomian. Juga pembahasan mengenai produktivitas dan memulihkan ekonomi kembali.
Lihat Juga :