Dorong Ekonomi, Menko Airlangga Optimalisasi Penyaluran KUR di Maluku
Senin, 04 Oktober 2021 - 15:38 WIB
subsidi bunga sebesar 3%, sehingga suku bunga menjadi hanya 3% sampai akhir 2021.
Pemerintah juga telah meningkatkan plafon KUR dari Rp253 triliun menjadi Rp285 triliun, menaikkan plafon KUR tanpa agunan tambahan dari Rp50 juta menjadi Rp100 juta, serta mewajibkan peningkatan
ketentuan porsi kredit UMKM menjadi paling sedikit sebesar 30% pada Juni 2024.
Kinerja penyaluran KUR terus meningkat, realisasi di tahun ini sampai 27 September 2021 telah mencapai Rp200,26 triliun atau 70,27% dari target 2021 sebesar Rp285 triliun dan diberikan kepada 5,39 juta
debitur, sehingga total outstanding KUR sejak Agustus 2015 sebesar Rp321 triliun dengan NPL tetap terjaga di kisaran 1,14%.
Penyaluran KUR di Provinsi Maluku sejak Januari 2021 s.d. 27 September 2021 telah mencapai Rp 768,51 miliar kepada 26.660 debitur. Porsi penyaluran KUR di Provinsi Maluku selama 2021 per sektor
terbesar adalah sektor perdagangan (55,66%), jasa-jasa (19,25%), serta pertanian, perburuan dan kehutanan (12,72%). Sektor pertanian dan perikanan merupakan salah satu sektor pendukung ekonomi Provinsi Maluku yang dibuktikan dengan realisasi KUR yang tercatat sebesar Rp97,78 miliar (12,72%) dan 56,48 miliar (7,35%).
Pemerintah juga telah meningkatkan plafon KUR dari Rp253 triliun menjadi Rp285 triliun, menaikkan plafon KUR tanpa agunan tambahan dari Rp50 juta menjadi Rp100 juta, serta mewajibkan peningkatan
ketentuan porsi kredit UMKM menjadi paling sedikit sebesar 30% pada Juni 2024.
Kinerja penyaluran KUR terus meningkat, realisasi di tahun ini sampai 27 September 2021 telah mencapai Rp200,26 triliun atau 70,27% dari target 2021 sebesar Rp285 triliun dan diberikan kepada 5,39 juta
debitur, sehingga total outstanding KUR sejak Agustus 2015 sebesar Rp321 triliun dengan NPL tetap terjaga di kisaran 1,14%.
Penyaluran KUR di Provinsi Maluku sejak Januari 2021 s.d. 27 September 2021 telah mencapai Rp 768,51 miliar kepada 26.660 debitur. Porsi penyaluran KUR di Provinsi Maluku selama 2021 per sektor
terbesar adalah sektor perdagangan (55,66%), jasa-jasa (19,25%), serta pertanian, perburuan dan kehutanan (12,72%). Sektor pertanian dan perikanan merupakan salah satu sektor pendukung ekonomi Provinsi Maluku yang dibuktikan dengan realisasi KUR yang tercatat sebesar Rp97,78 miliar (12,72%) dan 56,48 miliar (7,35%).
Lihat Juga :