Jelang Window Dressing, Investor Perlu Simak Catatan Ini

Jum'at, 15 Oktober 2021 - 14:08 WIB
Window Dressing jadi momen investor mencari cuan. Foto/Ilustrasi
JAKARTA - Fenomena window dressing biasanya terjadi pada akhir kuartal saat perusahaan-perusahaan merilis laporan keuangan kuartalan. Tepatnya pada bulan Maret, Juni, September dan Desember.

Kebanyakan, saham-saham yang mengalami fenomena window dressing tergolong sebagai penggerak utama indeks harga saham gabungan ( IHSG ) atau memiliki kapitalisasi besar. Efek window dressing biasanya ditandai naiknya sejumlah saham di atas 5-10% hanya dalam satu hari perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI).



Baca juga: 239 Saham Berotot, IHSG Dibuka Perkasa di Level 6.662

Dilansir dari laman resmi MNC Sekuritas, Jumat (15/10/2021), window dressing merupakan strategi yang sering kali dilakukan oleh manajer investasi dan perusahaan terbuka (emiten) untuk mempercantik tampilan portofolio atau performa laporan keuangannya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!