BMW dan Mercedes-Benz Bakal Investasi Mobil Listrik di Indonesia
Sabtu, 30 Oktober 2021 - 22:00 WIB
Sebagai informasi, BMW bersama mitra lokal di Indonesia saat ini memiliki pabrikan sekitar sembilan model mobil penumpang dengan kinerja produksi 2020 sebanyak 1.470 unit, dan Januari hingga September 2021 sebanyak 1.152 unit. Mercedes-Benz Indonesia memproduksi sekitar delapan model mobil penumpang, dengan performa produksi pada 2020 sebanyak 457 unit, dan Januari hingga September 2021 sebanyak 224 unit.
Terkait ketertarikan untuk menjadikan Indonesia sebagai hub produksi kendaraan yang diekspor ke Australia, saat ini Mercedes-Benz sedang mengalkukasi value chain dalam rencana produksi. Selain itu, perusahaan tersebut juga sedang mempelajari terkait biaya manufaktur, biaya logistik, regulasi, persyaratan teknologi, tarif pajak dan lainnya.
Baca Juga: Minat Buka Bisnis Charging Mobil Listrik? Di Sini Tempat Sertifikasinya
Pertumbuhan kelas menengah di tanah air juga cukup pesat dan rasio kepemilikan kendaraan di Indonesia masih relatif rendah yakni 99 mobil per 1.000 orang, sehingga berpeluang menjadikan Indonesia sebagai pasar terbesar produk otomotif di ASEAN.
"Hal ini tentunya menjadi peluang bagi pengembangan industrialisasi hemat energi dan kendaraan bermotor yang ramah lingkungan sesuai dengan tren global," kata dia.
Terkait ketertarikan untuk menjadikan Indonesia sebagai hub produksi kendaraan yang diekspor ke Australia, saat ini Mercedes-Benz sedang mengalkukasi value chain dalam rencana produksi. Selain itu, perusahaan tersebut juga sedang mempelajari terkait biaya manufaktur, biaya logistik, regulasi, persyaratan teknologi, tarif pajak dan lainnya.
Baca Juga: Minat Buka Bisnis Charging Mobil Listrik? Di Sini Tempat Sertifikasinya
Pertumbuhan kelas menengah di tanah air juga cukup pesat dan rasio kepemilikan kendaraan di Indonesia masih relatif rendah yakni 99 mobil per 1.000 orang, sehingga berpeluang menjadikan Indonesia sebagai pasar terbesar produk otomotif di ASEAN.
"Hal ini tentunya menjadi peluang bagi pengembangan industrialisasi hemat energi dan kendaraan bermotor yang ramah lingkungan sesuai dengan tren global," kata dia.
(nng)
Lihat Juga :