Realisasi Bansos Capai Rp123 Triliun per 5 November
Senin, 08 November 2021 - 20:35 WIB
Dana tersebut antara lain digunakan untuk Program Keluarga Harapan (PKH) sebesar 73,4% atau Rp20,79 triliun dari pagu Rp28,31 triliun dan Kartu Sembako sebesar 66,6% atau Rp33,22 triliun dari pagu Rp49,89 triliun.
"Kemudian, BLT Desa sebesar 64,00% atau Rp18,43 triliun dari pagu Rp28,80 triliun dan Bantuan Subsidi Upah (BSU) sebesar 75,60% atau Rp6,65 triliun dari pagu Rp8,80 triliun," urainya.
Selanjutnya untuk kluster kesehatan realisasinya sudah mencapai Rp126,65 triliun atau 58,9%. Anggaran tersebut yang utama adalah untuk Diagnostik (Testing dan Tracing) dengan realisasi sebesar 68,5% atau Rp3,08 triliun.
Selain itu untuk Therapeutic (Insentif dan Santunan Nakes) sebesar Rp14,31 triliun atau 75,6% dari pagu Rp18,94 triliun, dan Vaksinasi (Pengadaan dan Pelaksanaan) sebesar 45,3% atau Rp26,18 triliun.
Baca juga: Salah Data, Ada Nakes yang Dapat Kelebihan Bayar hingga Rp50 Juta
"Kemudian, BLT Desa sebesar 64,00% atau Rp18,43 triliun dari pagu Rp28,80 triliun dan Bantuan Subsidi Upah (BSU) sebesar 75,60% atau Rp6,65 triliun dari pagu Rp8,80 triliun," urainya.
Selanjutnya untuk kluster kesehatan realisasinya sudah mencapai Rp126,65 triliun atau 58,9%. Anggaran tersebut yang utama adalah untuk Diagnostik (Testing dan Tracing) dengan realisasi sebesar 68,5% atau Rp3,08 triliun.
Selain itu untuk Therapeutic (Insentif dan Santunan Nakes) sebesar Rp14,31 triliun atau 75,6% dari pagu Rp18,94 triliun, dan Vaksinasi (Pengadaan dan Pelaksanaan) sebesar 45,3% atau Rp26,18 triliun.
Baca juga: Salah Data, Ada Nakes yang Dapat Kelebihan Bayar hingga Rp50 Juta
Lihat Juga :