Kembangkan Pembangkit EBT Butuh Dukungan Dana, PLN Gandeng ADB

Jum'at, 19 November 2021 - 18:02 WIB
PLN sudah menjalin kerja sama dengan Asian Development Bank (ADB) dalam hal pembiayaan murah untuk mengembangkan pembangkit EBT di masa depan. Foto/Dok
JAKARTA - PT PLN (Persero) sangat mendukung komitmen pemerintah untuk mencapai net zero emission pada 2060. Terkait hal tersebut, PLN sudah menjalin kerja sama dengan Asian Development Bank (ADB) dalam hal pembiayaan murah untuk mengembangkan pembangkit EBT di masa depan.

"Kalau kita ingin early retirement PLTU , maka kita perlu dana murah, dan kami sudah bekerja sama dengan ADB untuk kemungkinan itu. Di samping itu juga kita akan membutuhkan dukungan terkait dengan tambahan subsidi apabila ada early retirement," ujar Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini dalam keterangan tertulis, Jumat (19/11/2021).



Baca Juga: Pajak Karbon PLTU Batu Bara Berlaku 1 April 2022, Intip Bocoran Skemanya

Menurut dia, PLN juga sudah mampu menyuplai daya industri menggunakan EBT melalui produk Renewable Energy Certificate (REC). REC adalah salah satu inovasi produk hijau PLN untuk mempermudah pelanggan dalam pembelian serta mendapatkan pengakuan dari internasional atas penggunaan energi terbarukan yang sudah ada di Indonesia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!