Kenaikan Cukai Rokok Harus Dilakukan Secara Adil dan Merata
Senin, 22 November 2021 - 13:04 WIB
“Bila pemerintah kembali menaikan cukai rokok, maka yang paling dirugikan adalah petani tembakau. Beban petani tembakau akan semakin berat. Karena itu kami menolak kenaikan cukai rokok dan juga penerapan simplifikasi penarikan cukai rokok,” kata Yudha Sudarmaji, pengurus APTI Jawa Tengah.
Suara senada diutarakan Martono (Ketua APTI Jogjakarta) dan Triyono (pengurus APTI Klaten Jawa Tengah). Menurut Martono, sekiranya pemerintah dengan sangat terpaksa harus menaikan kembali cukai rokok, maka kenaikannya tidak lebih dari satu digit.
Baca juga: Daftar Lengkap Mutasi 23 Perwira TNI, Gebrakan Pertama Jenderal Andika Perkasa
Selain itu, kenaikannya sama terhadap semua jenis rokok, baik rokok sigaret kretek tangan (SKT), sigaret kretek mesin (SKM), dan sigaret putih mesin (SPM). Jangan sampai satu jenis rokok cukainya tidak dinaikan.
“Kenaikan cukainya juga harus adil. Semua jenis rokok harus dikenai kenaikan cukai, jangan satu jenis rokok tidak dikenakan kenaikan cukai, jenis lain kenaikannya lebih tinggi,” papar Triyono.
Suara senada diutarakan Martono (Ketua APTI Jogjakarta) dan Triyono (pengurus APTI Klaten Jawa Tengah). Menurut Martono, sekiranya pemerintah dengan sangat terpaksa harus menaikan kembali cukai rokok, maka kenaikannya tidak lebih dari satu digit.
Baca juga: Daftar Lengkap Mutasi 23 Perwira TNI, Gebrakan Pertama Jenderal Andika Perkasa
Selain itu, kenaikannya sama terhadap semua jenis rokok, baik rokok sigaret kretek tangan (SKT), sigaret kretek mesin (SKM), dan sigaret putih mesin (SPM). Jangan sampai satu jenis rokok cukainya tidak dinaikan.
“Kenaikan cukainya juga harus adil. Semua jenis rokok harus dikenai kenaikan cukai, jangan satu jenis rokok tidak dikenakan kenaikan cukai, jenis lain kenaikannya lebih tinggi,” papar Triyono.
(uka)
Lihat Juga :