Tagih Utang Garuda Rp290 Miliar, AP I: Kita Selesaikan Paling Lambat 2022

Rabu, 08 Desember 2021 - 22:18 WIB
Meski begitu, kedua pihak telah menyepakati penjadwalan pembayaran utang tersebut. Namun, hingga saat ini belum diketahui secara pasti proses pelunasannya.

Selain Garuda, sisa piutang berasal dari mitra-mitra perusahaan yang menggunakan sebagian kawasan bandara namun belum memenuhi kewajibannya. "Itu juga menjadi piutang, porsinya justru lebih besar dari airlines," ungkapnya.

Baca juga: Dirut Garuda Jawab Tudingan Peter Gontha Soal Utang ke Traveloka

Meski begitu, lanjut Andy, pihaknya berupaya pada akhir 2021 atau sebelum 2022 semua penyelesaian piutang sudah dilakukan. Langkah itu berdasarkan kesepakatan yang sudah ditandatangani.

"Kita sudah ada kesepakatan untuk penyelesaiannya supaya bisa selesai sebelum atau akhir tahun 2022 apa yang sudah terhutang di masa pandemi. Itu kita sudah tanda tangan kesepakatan dengan yang besar-besar (maskapai) dan Insha Allah bisa semuanya realisasi juga rencana penyelesaiannya. Jadi kami tidak ekspektasi lewatnya dari 2022 penyelesaiannya," bebernya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!