Ini Alasan IATA Beralih Dari Bisnis Transportasi Udara ke Aset Batu Bara

Jum'at, 25 Februari 2022 - 11:59 WIB
"Karena perang pasti suplai di dunia akan batu bara berkurang juga otomatis harga naik terus. Indeks Newcastle saja sudah naik 240 lebih saat ini, ya itu sudah hampir mendekati All Time High mereka di Oktober lalu USD270," urainya.

Baca juga: Harga Minyak Dunia Melambung Imbas Perang Rusia-Ukraina, Kementerian ESDM Mulai Ketar-ketir

Dia memproyeksikan harga batu bara yang sudah tinggi akan terus merangkak naik. "Saat ini juga harga batu bara sangat-sangat tinggi dan akan naik terus. Dengan adanya perang Rusia, suplai batu bara mereka ke dunia akan terganggu dan berkurang, sedangkan demand sama atau naik terus. Jadi, kami yakin produksi akan sama atau naik terus," imbuhnya.

Bisnis IATA yang sebelumnya bergerak pada bidang transportasi udara dirasa kurang menguntungkan. Penajaman fokus IATA menjadi perusahaan investasi, khususnya di sektor batu bara diprediksi akan mendongkrak prospek bisnis Perseroan.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!