Ini Profil China Eastern Airlines yang Pesawatnya Jatuh: Salah Satu Maskapai yang Termuda dan Terbesar di Dunia

Senin, 21 Maret 2022 - 19:31 WIB
Didirikan pada Januari 1957 di Shanghai, CEA yang saat itu hanya bermodal satu skuadron, kemudian menjelma menjadi gurita di industri penerbangan China, bahkan dunia. Saat ini CEA mengoperasikan armada modern lebih dari 730 pesawat, dengan jaringan penerbangan du 1.036 tujuan di 170 negara.

Omzet penumpang tahunan CEA melebihi lebih dari 130 juta, dan masuk dalam peringkat 10 teratas di antara maskapai global. CEA mengoperasikan 111 cabang domestik dan luar negeri di seluruh dunia. Dalam beberapa tahun terakhir, CEA telah berhasil meluncurkan rute baru di sepanjang Belt and Road (Jalur Sutra).

Maskapai yang terdaftar di pasar saham New York, Hong Kong, dan Shanghai ini memiliki dua hub inti domestik di Beijing dan Shanghai dengan empat bandara, dan hub regional di Xi'an, Kunming dan kota-kota lain. Lingkup bisnis di China mencakup semua bandara di kotamadya dan ibu kota provinsi serta bandara dengan omzet di atas 10 juta penumpang.

Baca juga: Amerika Gelar Sayembara! Beri Rp71 Miliar untuk Info Keberadaan Aset-aset Oligarki Rusia

Dalam beberapa tahun terakhir, CEA telah memenangkan sejumlah penghargaan bergengsi di dalam dan luar negeri. Di antaranya Flight Safety Diamond Award oleh CAAC (penghargaan keselamatan penerbangan tertinggi di China). Lalu sembilan tahun berturut-turut Top 50 Most Valuable Chinese Brand oleh lembaga pemeringkat WPP, dan empat tahun berturut-turut nominasi "Global Top 500 Most Valuable Brand" oleh lembaga pemeringkat merek Inggris - Brand Finance.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!