Berkunjung ke Makassar, Direksi Pertamina Pantau Stok BBM Hadapi Ramadhan
Sabtu, 02 April 2022 - 17:32 WIB
"Seluruh Pemerintah Provinsi di Sulawesi masing-masing mengajukan tambahan kuota kepada BPH. Saat sudah disetujui, baru Pertamina mengeksekusi. Terkait stok, siap," tegas Agus.
Sementara itu, Direktur Rekayasa dan Infrastruktur Darat PT Pertamina Patra Niaga, Eduward Adolof Kawi mengungkapkan, pihaknya memastikan suplai solar tersedia apabila ada permintaan penambahan kuota dari Pemda.
"Untuk Sulawesi ini kan kilangnya di pulau sebelah, Kalimantan, Balikpapan. Artinya dari sisi keandalan pola suplainya, kami menjamin apabila memang akan ada tambahan kuota dari pemerintah daerah di Sulawesi," pungkasnya.
Baca juga: Harga Pertamax Naik Jadi Rp12.000 per Liter, Simak Curhatan Driver Ojol
Sebagai informasi, konsumsi BBM dan LPG diproyeksi akan meningkat pada bulan Ramadhan. Khusus di wilayah Sulawesi, konsumsi bahan bakar jenis gasoline, seperti Premium, Pertalite, Pertamax, Pertamax Turbo diprediksi naik 4,8 persen.
Sedangkan konsumsi bahan bakar jenis Gasoil, seperti Biosolar, Dexlite dan Pertamina Dex diprediksi naik 7,5 persen. Serta konsumsi LPG diprediksi naik 4,7 persen.
Sementara itu, Direktur Rekayasa dan Infrastruktur Darat PT Pertamina Patra Niaga, Eduward Adolof Kawi mengungkapkan, pihaknya memastikan suplai solar tersedia apabila ada permintaan penambahan kuota dari Pemda.
"Untuk Sulawesi ini kan kilangnya di pulau sebelah, Kalimantan, Balikpapan. Artinya dari sisi keandalan pola suplainya, kami menjamin apabila memang akan ada tambahan kuota dari pemerintah daerah di Sulawesi," pungkasnya.
Baca juga: Harga Pertamax Naik Jadi Rp12.000 per Liter, Simak Curhatan Driver Ojol
Sebagai informasi, konsumsi BBM dan LPG diproyeksi akan meningkat pada bulan Ramadhan. Khusus di wilayah Sulawesi, konsumsi bahan bakar jenis gasoline, seperti Premium, Pertalite, Pertamax, Pertamax Turbo diprediksi naik 4,8 persen.
Sedangkan konsumsi bahan bakar jenis Gasoil, seperti Biosolar, Dexlite dan Pertamina Dex diprediksi naik 7,5 persen. Serta konsumsi LPG diprediksi naik 4,7 persen.
(luq)
Lihat Juga :