Berkunjung ke Makassar, Direksi Pertamina Pantau Stok BBM Hadapi Ramadhan
Sabtu, 02 April 2022 - 17:32 WIB
Menurut Emma, realisasi konsumsi BBM pada periode Januari-Februari 2022 memang melebihi dari kuota yang telah ditentukan, yaitu lebih 10 persen secara Year on Year (YoY). Bahkan konsumsi sejumlah produk telah melampaui realisasi pada tahun 2019, di mana kondisi normal sebelum pandemi melanda.
Hal tersebut tentunya adalah kabar baik karena menjadi indikasi terjadinya pemulihan ekonomi. Meski demikian, menurut Emma, di lain sisi, dampak kenaikan konsumsi terhadap fiskal juga perlu menjadi perhatian.
"Namun patut disikapi dengan sangat hati-hati bagaimana tidak membebani masyarakat dan negara, juga Pertamina. Karena pada dasarnya harga produk itu elastis terhadap kenaikan harga khususnya yang menjadi pembentuk harga pokok produksi BBM," jelas Emma.
Baca juga: Pembelian Minyak Rusia Bisa Jadi Keputusan Blunder buat Indonesia
Executive GM PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Agus Dwi Jatmoko menambahkan, khusus di Sulawesi, produk yang selama beberapa bulan terakhir ini menjadi sorotan adalan solar. Dia pun memastikan stok solar aman, yaitu per hari ini mencapai 58 ribu kilo liter (KL).
Terkait penambahan kuota solar sebesar 75 ribu KL yang telah diajukan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Agus memastikan pihaknya siap mengeksekusi, setelah usulan tersebut disetujui oleh Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas).
Hal tersebut tentunya adalah kabar baik karena menjadi indikasi terjadinya pemulihan ekonomi. Meski demikian, menurut Emma, di lain sisi, dampak kenaikan konsumsi terhadap fiskal juga perlu menjadi perhatian.
"Namun patut disikapi dengan sangat hati-hati bagaimana tidak membebani masyarakat dan negara, juga Pertamina. Karena pada dasarnya harga produk itu elastis terhadap kenaikan harga khususnya yang menjadi pembentuk harga pokok produksi BBM," jelas Emma.
Baca juga: Pembelian Minyak Rusia Bisa Jadi Keputusan Blunder buat Indonesia
Executive GM PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Agus Dwi Jatmoko menambahkan, khusus di Sulawesi, produk yang selama beberapa bulan terakhir ini menjadi sorotan adalan solar. Dia pun memastikan stok solar aman, yaitu per hari ini mencapai 58 ribu kilo liter (KL).
Terkait penambahan kuota solar sebesar 75 ribu KL yang telah diajukan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Agus memastikan pihaknya siap mengeksekusi, setelah usulan tersebut disetujui oleh Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas).
Lihat Juga :