Harga Gas Eropa Terbang Setelah Rusia Stop Pasokan ke Polandia dan Bulgaria
Rabu, 27 April 2022 - 17:18 WIB
Seperti diketahui, pada bulan Maret lalu Rusia menuntut ekspor gas alamnya ke negara-negara "tidak bersahabat" dibayar dalam rubel. Sanksi Barat yang ditimpakan ke Rusia atas konflik di Ukraina sangat membatasi kemampuan Moskow untuk melakukan transaksi dalam dolar dan euro.
Sebagian besar negara UE menolak untuk menerima persyaratan tersebut, yang menyebabkan kekhawatiran bahwa pasokan Rusia akan dihentikan mulai 20 April, ketika pembayaran kontrak jatuh tempo.
Di antara negara-negara anggota UE, sejauh ini hanya Austria dan Hongaria yang setuju untuk membayar gas Rusia dalam rubel. Sementara, Jerman yang juga mengimpor gas Rusia dalam jumlah besar mengindikasikan kemungkinan yang sama.
Sementara itu, tanpa daya untuk melakukan apa-apa, para pemimpin Eropa hanya bisa mengecam kebijakan Rusia tersebut dan menyebutnya sebagai tindakan pemerasan.
Baca Juga: Rusia Hancurkan Jalur Pasokan Senjata Barat di Ukraina
Sebagian besar negara UE menolak untuk menerima persyaratan tersebut, yang menyebabkan kekhawatiran bahwa pasokan Rusia akan dihentikan mulai 20 April, ketika pembayaran kontrak jatuh tempo.
Di antara negara-negara anggota UE, sejauh ini hanya Austria dan Hongaria yang setuju untuk membayar gas Rusia dalam rubel. Sementara, Jerman yang juga mengimpor gas Rusia dalam jumlah besar mengindikasikan kemungkinan yang sama.
Sementara itu, tanpa daya untuk melakukan apa-apa, para pemimpin Eropa hanya bisa mengecam kebijakan Rusia tersebut dan menyebutnya sebagai tindakan pemerasan.
Baca Juga: Rusia Hancurkan Jalur Pasokan Senjata Barat di Ukraina
Lihat Juga :