India Larang Ekspor Gandum, Pengusaha Terpaksa Naikkan Harga Mi, Roti hingga Biskuit
Jum'at, 20 Mei 2022 - 19:36 WIB
Menurut dia, industri makanan sudah mulai terpukul sejak bahan baku makanan mengalami kenaikan mulai akhir tahun 2021 hingga awal 2022. Ditambah lagi dengan adanya perang Rusia-Ukraina, lalu kini ditimpa lagi dengan larangan ekspor gandum India.
"Dengan kondisi seperti ini mau tidak mau kita harus mencari alternatif dari tempat lain seperti Amerika, Kanada, Argentina, dan lainnya yang mana tentunya harganya akan jauh lebih mahal. Itu tidak bisa dihindari," tuturnya. Maka, lanjut dia, jangan heran jika ada kenaikan harga produk pangan seperti biskuit, roti, dan mi.
Baca juga: India Setop Ekspor Gandum, Produsen Mi Instan Bakal Naikkan Harga?
Saat ini, ungkap Adhi, para pengusaha makanan khususnya pengguna gandum tengah berupaya berinovasi memanfaatkan bahan baku lain seperti tepung tapioka, sagu, sorgum, dan lainnya.
Namun, tetap saja bahan utama yakni gandum tetap harus ada meskipun takarannya tidak banyak seperti kondisi normal.
"Dengan kondisi seperti ini mau tidak mau kita harus mencari alternatif dari tempat lain seperti Amerika, Kanada, Argentina, dan lainnya yang mana tentunya harganya akan jauh lebih mahal. Itu tidak bisa dihindari," tuturnya. Maka, lanjut dia, jangan heran jika ada kenaikan harga produk pangan seperti biskuit, roti, dan mi.
Baca juga: India Setop Ekspor Gandum, Produsen Mi Instan Bakal Naikkan Harga?
Saat ini, ungkap Adhi, para pengusaha makanan khususnya pengguna gandum tengah berupaya berinovasi memanfaatkan bahan baku lain seperti tepung tapioka, sagu, sorgum, dan lainnya.
Namun, tetap saja bahan utama yakni gandum tetap harus ada meskipun takarannya tidak banyak seperti kondisi normal.
Lihat Juga :