Jadi Panelis dalam WEF Davos, Menteri Bahlil Sebut Regulasi di Pasar Karbon Belum Adil
Selasa, 24 Mei 2022 - 15:51 WIB
"Karena itu kita butuh kolaborasi yang baik. Kita ingin melahirkan produk yang hijau, tetapi kita juga ingin suatu kolaborasi yang saling menguntungkan dalam rangka investasi,” tambahnya.
Baca Juga: Perbankan Miliki Peran Penting dalam Transisi Ekonomi Rendah Karbon
Bahlil menjelaskan, bahwa Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) saat ini memiliki komitmen untuk memasuki era zero emission pada tahun 2060 mendatang, yang akan mulai dilakukan secara bertahap. Bahlil mengajak, para investor untuk datang ke Indonesia dan berinvestasi.
“Saya undang teman-teman yang melakukan investasi ini. Seluruh perizinannya kami urus dengan perhitungan yang win-win. Tidak boleh ada standar ganda menurut saya. Ketika ada satu upaya strategis standar ganda, di sini ada kegagalan kita semua. Dan harus fair, harus terbuka,” katanya.
Baca Juga: Pemerintah Tingkatkan Akses Listrik Rendah Karbon
Baca Juga: Perbankan Miliki Peran Penting dalam Transisi Ekonomi Rendah Karbon
Bahlil menjelaskan, bahwa Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) saat ini memiliki komitmen untuk memasuki era zero emission pada tahun 2060 mendatang, yang akan mulai dilakukan secara bertahap. Bahlil mengajak, para investor untuk datang ke Indonesia dan berinvestasi.
“Saya undang teman-teman yang melakukan investasi ini. Seluruh perizinannya kami urus dengan perhitungan yang win-win. Tidak boleh ada standar ganda menurut saya. Ketika ada satu upaya strategis standar ganda, di sini ada kegagalan kita semua. Dan harus fair, harus terbuka,” katanya.
Baca Juga: Pemerintah Tingkatkan Akses Listrik Rendah Karbon
Lihat Juga :