Miliarder Bicara Soal Kedatangan Resesi Ekonomi AS, Ada Elon Musk hingga Bill Gates

Minggu, 26 Juni 2022 - 15:17 WIB
Goldman Sachs memperbarui perkiraannya soal peluang terjadinya resesi selama 12 bulan ke depan menjadi 30% atau naik dari 15% pada bulan April. Sehari sebelumnya, bank investasi Jepang, Nomura memperingatkan bahwa "resesi ringan" sekitar akhir 2022 sekarang lebih "mungkin" terjadi.

Baca Juga: Ngerinya Dampak Inflasi AS: Bisa Munculkan Resesi Ekonomi

Deutsche Bank —bank pertama yang memproyeksikan resesi selanjutnya bakal hadir pada akhir 2023— merevisi perkiraannya dengan menyatakan, bahwa mereka sekarang memperkirakan "resesi lebih awal dan sedikit lebih parah."

Bank investasi Jerman itu sekarang memperkirakan kontraksi 3,1% dari PDB pada kuartal ketiga 2023. Dalam sebuah catatan baru-baru ini, kepala ekonom di Moody's Analytics memperingatkan risiko resesi sangat tinggi dan "meningkat."

Baik CEO Morgan Stanley, James Gorman dan CEO Wells Fargo, Charles Scharf meramalkan, resesi yang akan datang tidak terlalu dalam atau panjang. Namun James Gorman melihat peluang terjadinya 50-50, sedangkan Charles Scharf menyatakan, akan sulit untuk dihindari."

CEO Ark Capital Cathy Wood dengan tajam mengkritik kenaikan suku bunga curam Fed dalam cuitan Twitter selama akhir pekan dan menunjukkan AS sudah jatuh ke dalam resesi pada kuartal pertama 2022.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!