Mencari Pengganti Gas Rusia, Kepala Uni Eropa Merapat ke Azerbaijan
Rabu, 20 Juli 2022 - 03:18 WIB
Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen melakukan perjalanan ke Baku, Ibu kota sekaligus kota terbesar Azerbaijan pada awal pekan kemarin untuk mencari lebih banyak gas alam. Foto/Dok
BRUSSELS - Presiden Komisi Eropa , Ursula von der Leyen melakukan perjalanan ke Baku, Ibu kota sekaligus kota terbesar Azerbaijan pada awal pekan kemarin untuk mencari lebih banyak gas alam . Hal ini disampaikan ketika Uni Eropa (UE) berusaha mengurangi ketergantungannya pada energi Rusia.
"Di tengah tekanan Rusia yang terus berlanjut terkait pasokan energinya, diversifikasi impor energi menjadi prioritas bagi UE," kata Komisi UE di Twitter.
Baca Juga: Ketakutan Eropa Jadi Nyata! Gazprom Umumkan Force Majeure Pasokan Gas
"Presiden von der Leyen dan Komisaris (Energi) Kadri Simson akan berada di Azerbaijan untuk lebih memperkuat kerja sama," bebernya.
Menurut draf dokumen yang dilihat oleh Reuters pada 14 Juli, Komisi telah mengusulkan kepada negara-negara Uni Eropa untuk mencapai kesepakatan dengan Azerbaijan dalam upaya meningkatkan impor gas alam dan mendukung perluasan pipa untuk mewujudkannya.
Komisi belum mau berkomentar terkait rencana mencari pengganti gas Rusia tersebut. Sementara itu pemerintah Uni Eropa telah menyetujui embargo minyak secara bertahap terhadap Rusia.
"Di tengah tekanan Rusia yang terus berlanjut terkait pasokan energinya, diversifikasi impor energi menjadi prioritas bagi UE," kata Komisi UE di Twitter.
Baca Juga: Ketakutan Eropa Jadi Nyata! Gazprom Umumkan Force Majeure Pasokan Gas
"Presiden von der Leyen dan Komisaris (Energi) Kadri Simson akan berada di Azerbaijan untuk lebih memperkuat kerja sama," bebernya.
Menurut draf dokumen yang dilihat oleh Reuters pada 14 Juli, Komisi telah mengusulkan kepada negara-negara Uni Eropa untuk mencapai kesepakatan dengan Azerbaijan dalam upaya meningkatkan impor gas alam dan mendukung perluasan pipa untuk mewujudkannya.
Komisi belum mau berkomentar terkait rencana mencari pengganti gas Rusia tersebut. Sementara itu pemerintah Uni Eropa telah menyetujui embargo minyak secara bertahap terhadap Rusia.
Lihat Juga :