Balik Melawan Rusia, Eropa Sepakat Mengurangi 15 Persen Penggunaan Gas

Rabu, 27 Juli 2022 - 06:39 WIB
Perjanjian itu muncul setelah perusahaan raksasa energi Rusia, Gazprom mengumumkan sekali lagi pengurangan aliran gas ke Jerman, karena adanya perbaikan pada turbin di pipa Nord Stream 1.

Pipa yang memompa gas dari Rusia ke Jerman, telah berjalan jauh di bawah kapasitas selama berminggu-minggu dan Ukraina menuduh Moskow melancarkan "perang gas" melawan Eropa.

Sementara itu Gazprom telah menghentikan pasokan gasnya secara total ke Bulgaria, Denmark, Finlandia, Belanda, dan Polandia atas penolakan mereka mematuhi perintah Kremlin untuk membayar tagihan mereka dalam bentuk rubel, bukan euro atau dolar.

Tercatat Rusia telah memasok UE sebesar 40% untuk gas pada tahun lalu, dan sejak invasi Ukraina para pemimpin Eropa Ukraina telah mengadakan pembicaraan tentang bagaimana mengurangi ketergantungannya pada bahan bakar fosil Rusia.

UE setuju pada Mei untuk melarang semua impor minyak Rusia yang masuk melalui laut pada akhir tahun ini, tetapi kesepakatan tentang larangan gas telah memakan waktu lebih lama untuk mencapai kata sepakat.

Sementara Inggris tidak akan terkena dampak langsung dari gangguan pasokan gas, karena hanya mengimpor kurang dari 5% gasnya dari Rusia. Namun akan terimbas kenaikan harga di pasar global karena permintaan di Eropa meningkat.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!