3 Negara Afrika yang Gagal Bayar Utang ke China, Nomor 2 Sempat Terancam Kehilangan Asetnya

Rabu, 03 Agustus 2022 - 16:38 WIB
Hal ini dibantah oleh Otoritas Penerbangan Sipil Uganda (UCAA). Selain itu, kedutaan China di Uganda juga membantah isu tersebut. Menurutnya, tuduhan tak berdasar itu berusaha memperkeruh hubungan China dengan negara-negara berkembang.

Bank Exim dalam hal ini tidak menyita atau mengendalikan Bandara Internasional Uganda, melainkan hanya ikut mengawasi masalah anggarannya saja.

Baca juga : Terjebak Utang China, Sri Lanka Pinjam ke IMF dan Bank Dunia

3. Zambia

Pada 2020 lalu, Zambia mengalami kebuntuan untuk melunasi hutangnya ke China. Negara ini telah gagal membayar bunga atas utang senilai $42,5 juta yang jatuh tempo pada Oktober 2020.

Pemerintah Zambia dalam hal ini beralasan kesulitan likuiditas yang diperparah munculnya pandemi Covid-19. Utang luar negeri Zambia pada Juni 2020 mencapai $12 Miliar.

Dikutip dari Nikkei Asia, data Bank Dunia menunjukan utang Zambia ke China mencapai $3,4 Miliar. Angka tersebut berlipat dari besaran utang di akhir 2015.

Keterlambatan pembayaran ini membuat perwakilan Zambia melakukan pertemuan dengan China Development Bank untuk menunda pembayaran utang sementara. Selain pandemi Covid-19, penyebab krisis Zambia adalah ketergantungan ekonominya kepada ekspor tembaga.
(bim)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!