Kisah BJ Habibie Turunkan Kurs Rupiah-Dolar AS dari Rp16.000 ke Rp6.500 pada Masa Krisis
Kamis, 04 Agustus 2022 - 16:42 WIB
Salah satu diantaranya adalah krisis ekonomi yang membuat nilai rupiah anjlok. Dalam hal ini, pria kelahiran Parepare 25 Juni 1936 mencari sebuah solusi konkret untuk mengatasi masalah tersebut.
Habibie menggambarkan rupiah dan ekonomi Indonesia seperti aeronautika. Jadi, layaknya sebuah pesawat terbang, saat Produk Domestik Bruto (PDB) dan kurs rupiah anjlok, solusi yang diperlukan adalah menjaga keseimbangan agar tidak hancur sekaligus.
Dalam penerapannya, BJ Habibie membuat sederet kebijakan anyar. Salah satunya adalah memisahkan Bank Indonesia sebagai lembaga independen dari Pemerintah.
Setelahnya, dia juga menerapkan kebijakan penjaminan uang simpanan masyarakat yang mencapai besaran 100 persen. Tak sampai disitu, suku bunga deposito juga ditingkatkan menjadi sekitar 60 persen.
Baca juga : Krisis Ekonomi Intip Indonesia karena Kenaikan Harga
Habibie menggambarkan rupiah dan ekonomi Indonesia seperti aeronautika. Jadi, layaknya sebuah pesawat terbang, saat Produk Domestik Bruto (PDB) dan kurs rupiah anjlok, solusi yang diperlukan adalah menjaga keseimbangan agar tidak hancur sekaligus.
Dalam penerapannya, BJ Habibie membuat sederet kebijakan anyar. Salah satunya adalah memisahkan Bank Indonesia sebagai lembaga independen dari Pemerintah.
Setelahnya, dia juga menerapkan kebijakan penjaminan uang simpanan masyarakat yang mencapai besaran 100 persen. Tak sampai disitu, suku bunga deposito juga ditingkatkan menjadi sekitar 60 persen.
Baca juga : Krisis Ekonomi Intip Indonesia karena Kenaikan Harga
Lihat Juga :