Sinyal Harga BBM Naik, Menteri Bahlil: Pertalite Rp10 Ribu
Jum'at, 12 Agustus 2022 - 18:08 WIB
"Sekarang kita masih split sekitar Rp5 ribu (Pertalite), ini harga yang tinggi, ini yang menjadi beban subsidi kita. Mungkin subsidi kita tetap ada, tapi angkanya yang harus kita perkecil," kata Bahlil usai konferensi pers dikantornya, Jumat (12/8/2022).
Karena jika pemerintah mencabut subsidi 100% untuk BBM bakal menimbulkan dampak inflasi lebih tinggi daripada yang tercatat saat ini sekitar 4%. Sebab sektor energi menjadi salah satu penyumbang inflasi terbesar.
"Karena kira harus menjaga beban rakyat, tetapi kita juga harus menjaga keseimbangan terhadap fiskal, karena dari Rp500 sampai Rp600 triliun, itu sama dengan 25% dari total pendapatan negara. Apalagi subsidi itu tidak tepat sasaran," kata Bahlil.
Baca Juga: Stok Pertalite Makin Tiris, Masyarakat Diimbau Pakai BBM Berkualitas
Bahlil mengungkapkan, belanja pemerintah untuk subsidi BBM saat ini banyak yang salah sasaran. Dimana masih banyak orang yang seharusnya tidak berhak menerima subidi, tapi masih memanfaatkan untuk sekedar meraup keuntungan.
Karena jika pemerintah mencabut subsidi 100% untuk BBM bakal menimbulkan dampak inflasi lebih tinggi daripada yang tercatat saat ini sekitar 4%. Sebab sektor energi menjadi salah satu penyumbang inflasi terbesar.
"Karena kira harus menjaga beban rakyat, tetapi kita juga harus menjaga keseimbangan terhadap fiskal, karena dari Rp500 sampai Rp600 triliun, itu sama dengan 25% dari total pendapatan negara. Apalagi subsidi itu tidak tepat sasaran," kata Bahlil.
Baca Juga: Stok Pertalite Makin Tiris, Masyarakat Diimbau Pakai BBM Berkualitas
Bahlil mengungkapkan, belanja pemerintah untuk subsidi BBM saat ini banyak yang salah sasaran. Dimana masih banyak orang yang seharusnya tidak berhak menerima subidi, tapi masih memanfaatkan untuk sekedar meraup keuntungan.
Lihat Juga :