Bebas dari Korsel, Kementan Awasi Jamur Enoki Negara Lain

Kamis, 02 Juli 2020 - 13:24 WIB
"Dilaporkan dari Kalimantan Barat, Jambi, Ternate, Jakarta, dan beberapa daerah lain, mereka mengatakan jamur enoki asal Korsel sudah tidak ada di pasaran," ujarnya.

Ia menambahkan, setidaknya terdapat 24 provinsi telah melakukan pengecekan dan penarikan untuk jamur enoki asal Korea. Sementara, untuk jamur enoki bermerek dan berasal dari negara lain tetap diperbolehkan beredar. ( Lihat juga: Wahai Para Penggemar Jamur Enoki, Waspadalah....!! )

Meski demikian, BKP akan tetap mengawasi peredaran jamur enoki yang berasal negara-negara lain. Tujuannya untuk mencegah kejadian serupa yang menimpa jamur asal Korea.

"Meski bakteri itu hanya ditemukan di produk asal Korea Selatan, namun kami akan tetap melakukan pengawasan untuk produk lain," tegasnya.

Seperti diketahui, jamur enoki dari Korea Selatan sempat membuat geger, karena International Food Safety Authority Network (INFOSAN), lembaga di bawah koordinasi FAO, melaporkan kejadian luar biasa sepanjang Maret-April 2020. Dalam laporan itu terungkap bahwa jamur enoki asal Korea telah tercemar bakteri listeria monocytogenes. Bakteri itu bisa mengganggu kesehatan manusia, seperti sakit kepala parah, demam tinggi, kehilangan keseimbangan, kebingungan, nyeri otot, leher kaku, dan kejang.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!