Ekonom: Pemangkasan Biaya Sewa Aplikasi Ojol Bisa Berdampak Luas

Senin, 19 September 2022 - 16:31 WIB
Senada dengan Piter, peneliti Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Nailul Huda mengatakan biaya sewa aplikasi ojol ini punya fungsi yang penting dan berpotensi mempersempit ruang aplikator untuk terus menjaga kualitas dan pengembangan layanannya.

"Aplikator ini berada dalam situasi yang sulit. Di satu sisi, mereka harus memberikan pelayanan kepada konsumen dan di sisi lain juga harus memberikan nilai tambah bagi mitra driver. Karena itu, kalau biaya sewa aplikasi ini dikurangi, maka akan menyebabkan beberapa layanan yang sudah dibuat aplikator menjadi tidak maksimal. Biarkan saja aplikator ini menentukan sendiri besaran biaya sewa aplikasinya,” ujarnya.

Dia menambahkan, dampak signifikan dari pemangkasan biaya sewa aplikasi ojol ini adalah menurunkan benefit untuk konsumen, seperti layanan, promo, dan sebagainya. Hal itu tentu bisa menurunkan minat masyarakat untuk menggunakan ride hailing.

Sebagai contoh perlindungan konsumen seperti asuransi, layanan fitur bantuan, teknologi yang membantu melindungi kerahasiaan data pribadi dan contoh lain yang menunjang operasional pengendara dalam menjamin kepuasan konsumen. Penurunan biaya menurutnya akan sangat mempengaruhi kemampuan aplikator untuk mengembangkan fitur-fitur tersebut.

"Ketika benefit berkurang, permintaan terhadap ojek online otomatis akan menurun juga. Jika ini terjadi, maka akan berbahaya bagi mitra driver karena pendapatan mereka berkurang. Inilah mengapa pemangkasan biaya sewa aplikator ojol bisa berdampak luas dan imbasnya ke jutaan orang yang mata pencahariannya bergantung pada ojol ini," imbuhnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!