20% Bahan Baku Masih Impor, Harga Baterai Mobil Listrik jadi Mahal

Selasa, 20 September 2022 - 10:51 WIB
"Kebijakan yang akan dibantu (DPR) adalah bagaimana kita bisa menciptakan supaya kebijakan untuk impor lithium itu tidak diberikan, dikenakan, misalnya tarif yang tinggi," tuturnya.

Menurut dia, tidak ada negara yang bisa menghasilkan produk baterai dengan hanya mengandalkan sumber daya energi di negaranya sendiri.

Artinya, setiap produsen memiliki ketergantungan terhadap rantai pasok bahan baku dari negara lain. "Nggak pernah ada itu akan ciptakan atau semua dihasilkan negara terkait, termasuk Indonesia," tukasnya.

Saat ini 80% bahan baku baterai yang digunakan untuk kendaraan listrik atau electrical vehicle (EV) disediakan Antam. Bahan baku tersebut berupa nikel.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!