Waduh! Gelombang PHK Karyawan Startup Masih Akan Berlanjut
Rabu, 21 September 2022 - 13:51 WIB
Menurut Tesar, Indonesia masih menarik untuk berbisnis stratup, sebab pasar Indonesia masuk ke dalam tiga besar. Selain itu, Indonesia punya sifat boros, beda dengan negara Eropa yang menekan.
"Kita biar miskin yang penting tersohor," kata Tesar.
Menurutnya saat ini bukan investor tidak lagi ingin mendanai startup, namun mulai banyak yang sudah beralih sektor, melihat sektor lain bisa menghasilkan keuntungan yang lebih.
Baca juga: Hilton Garap Starlab, Stasiun Luar Angkasa Senyaman Hotel untuk Astronot dan Turis
"2 tahun terakhir tidak ada peningkatan pendanaan dari sektor tertentu, sebenarnya mereka hanya melakukan siftting, yang tadinya mereka besar di market place, terus pindah. Ternyata ada yang lebih menarik ini, fintech," pungkasnya.
"Kita biar miskin yang penting tersohor," kata Tesar.
Menurutnya saat ini bukan investor tidak lagi ingin mendanai startup, namun mulai banyak yang sudah beralih sektor, melihat sektor lain bisa menghasilkan keuntungan yang lebih.
Baca juga: Hilton Garap Starlab, Stasiun Luar Angkasa Senyaman Hotel untuk Astronot dan Turis
"2 tahun terakhir tidak ada peningkatan pendanaan dari sektor tertentu, sebenarnya mereka hanya melakukan siftting, yang tadinya mereka besar di market place, terus pindah. Ternyata ada yang lebih menarik ini, fintech," pungkasnya.
(uka)
Lihat Juga :