Data Tenaga Kerja AS Bisa Bikin The Fed Makin Agresif, Wall Street Tumbang

Sabtu, 08 Oktober 2022 - 07:53 WIB
Kendati ditutup merosot di akhir pekan, dalam seminggu terakhir S&P 500 naik 1,51%, Dow bertambah 1,99% dan Nasdaq naik 0,73%. Semua 11 sektor utama di S&P 500 turun, dengan sektor teknologi turun paling banyak mencapai 4,14%.

Sebelumnya, Departemen Tenaga Kerja AS mengumumkan tingkat pengangguran turun menjadi 3,5%, alias lebih rendah dari ekspektasi pasar 3,7%. Hal ini menunjukkan ekonomi AS masih bertahan di tengah upaya Fed untuk menurunkan lonjakan inflasi.

Baca Juga: Awas! Kenaikan Suku Bunga The Fed Bisa Bikin Arus Modal Lari dari Negara Berkembang

Data pekerjaan di luar sektor pertanian / non-farm payrolls naik 263.000 pekerjaan, atau lebih tinggi dari ekspektasi pasar sebesar 250.000. Kuatnya pasar tenaga kerja membuat Fed berpotensi besar mengerek suku bunga 75 basis poin selama empat kali berturut-turut di pertemuan FOMC pada 1-2 November mendatang.

"Ini adalah kasus klasik di mana kabar baik dari ekonomi AS justru adalah kabar buruk bagi The Fed," kata Analis GW&K Investment Management, Bill Sterling, dilansir Reuters, Sabtu (8/10/2022).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!