Harga Minyak Melonjak, Saudi Aramco Kantongi Rp660,7 Triliun Hanya dalam 3 Bulan

Rabu, 02 November 2022 - 06:22 WIB
Baca Juga: Minyak Rusia Membanjiri Pelabuhan Asia, Menumpuk di Lepas Pantai Singapura dan Malaysia

Diterangkan Aramco, bahwa penurunan laba itu karena harga minyak yang lebih rendah dibandingkan dengan kuartal kedua dan penurunan margin penyulingan serta bahan kimia.

"Sementara itu harga minyak mentah global selama periode ini dipengaruhi oleh ketidakpastian ekonomi yang berkelanjutan. Pandangan jangka panjang kami adalah bahwa permintaan minyak akan terus tumbuh selama sisa dekade ini," kata Kepala Eksekutif Aramco, Amin Nasser.

Saudi Aramco telah menjadi salah satu perusahaan yang paling berharga secara global, dimana secara singkat mengambil posisi teratas pada bulan Mei. Kinerjanya telah membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi Saudi bahkan ketika Amerika Serikat (AS) dan Eropa khawatir soal resesi.

Perang di Ukraina dan lonjakan harga energi yang dihasilkan telah mendorong petrostates yang hanya beberapa tahun yang lalu berjuang dengan pasar minyak yang tertekan dan dunia yang beralih ke bahan bakar lebih bersih.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!