Juragan KAI Khawatir, Banyak Kereta Buatan INKA yang Retak
Rabu, 08 Juli 2020 - 16:46 WIB
"Itu jumlahnya signifikan dan ini sedang kami selesaikan. Kami ditengahi BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan)," jelas Didiek.
Didiek menambahkan, perseroan akan tetap mendukung penggunaan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) kepada sejumlah proyek dan pengadaan kereta. Namun, harus ada relaksasi harga yang diberikan agar bisa kompetitif dengan produk asing.
Apalagi saat ini pemerintah tengah berjuang menghidupkan ekonomi nasional dengan meningkatkan penggunaan TKDN, substitusi impor, dan mendorong sektor pariwisata.
"Jadi kalau ada TKDN di atas 25%, maka harga domestik bisa lebih mahal 25% dibandingkan degan harga asing. Kami sepakat," jelas Didiek.
Didiek menambahkan, perseroan akan tetap mendukung penggunaan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) kepada sejumlah proyek dan pengadaan kereta. Namun, harus ada relaksasi harga yang diberikan agar bisa kompetitif dengan produk asing.
Apalagi saat ini pemerintah tengah berjuang menghidupkan ekonomi nasional dengan meningkatkan penggunaan TKDN, substitusi impor, dan mendorong sektor pariwisata.
"Jadi kalau ada TKDN di atas 25%, maka harga domestik bisa lebih mahal 25% dibandingkan degan harga asing. Kami sepakat," jelas Didiek.
(uka)
Lihat Juga :