BPH Migas Bahas Mendalam Buka Jalur Kajian Sektor Hilir Migas
Kamis, 09 Juli 2020 - 17:06 WIB
Komite BPH Migas Saryono Hadiwidjoyo memimpin rapat pembahasan kerjasama lanjutan antara BPH Migas dengan Universitas Indonesia, Kamis (9/7/2020).
DEPOK - Menindaklanjuti kerja sama antara BPH Migas dengan Universitas Indonesia tentang pengkajian, sosialisasi, dan pengabdian kepada masyarakat di sektor hilir minyak dan gas Bumi, Komite BPH Migas Saryono Hadiwidjoyo memimpin rapat pembahasan kerjasama lanjutan antara BPH Migas dengan Universitas Indonesia, Kamis (9/7/2020).
Kerja sama BPH Migas dengan Universitas Indonesia telah ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman Bersama antara BPH Migas dan Universitas Indonesia. Selain itu BPH Migas akan mendapatkan suatu kajian yang lebih independen, komprehensif, dan dapat dipercaya pada setiap peraturan di hilir migas. Kerja sama ini dapat dimanfaatkan sebagai sarana edukasi, penyebaran informasi dari kegiatan BPH Migas kepada khalayak.
Komite BPH Migas Saryono Hadiwidjoyo dalam sambutannya mengatakan bahwa kerja sama antara BPH Migas dan UI ini sangat penting karena disamping BPH Migas sebagai Badan Pengatur perlu untuk mendapatkan masukan dalam perbaikan dan penyempurnaan instansi BPH Migas itu sendiri dalam penetapan kebijakan hingga tata kelola tugas fungsinya itu sendiri.
“Kami (BPH Migas) berharap Universitas Indonesia dapat menjadi mitra kami dalam berdiskusi dan melakukan pendalaman materi atau bahan informasi terkait bidang hilir migas ini kedepannya” tambah Saryono.
Kerja sama BPH Migas dengan Universitas Indonesia telah ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman Bersama antara BPH Migas dan Universitas Indonesia. Selain itu BPH Migas akan mendapatkan suatu kajian yang lebih independen, komprehensif, dan dapat dipercaya pada setiap peraturan di hilir migas. Kerja sama ini dapat dimanfaatkan sebagai sarana edukasi, penyebaran informasi dari kegiatan BPH Migas kepada khalayak.
Komite BPH Migas Saryono Hadiwidjoyo dalam sambutannya mengatakan bahwa kerja sama antara BPH Migas dan UI ini sangat penting karena disamping BPH Migas sebagai Badan Pengatur perlu untuk mendapatkan masukan dalam perbaikan dan penyempurnaan instansi BPH Migas itu sendiri dalam penetapan kebijakan hingga tata kelola tugas fungsinya itu sendiri.
“Kami (BPH Migas) berharap Universitas Indonesia dapat menjadi mitra kami dalam berdiskusi dan melakukan pendalaman materi atau bahan informasi terkait bidang hilir migas ini kedepannya” tambah Saryono.
Lihat Juga :