Pupuk Kaltim Ajak Warga Makassar Ikuti Survei Urban Farming

Sabtu, 11 Juli 2020 - 20:01 WIB
Ilustrasi urban farming. Foto/dok SINDOnews
MAKASSAR - Aktivitas bercocok tanam memanfaatkan media pekarangan atau halaman rumah menjadi tren milenial masa kini, maupun masyarakat perkotaan yang hobi menanam berbagai jenis komoditas, baik sayuran dan buah-buahan, hingga tanaman hias dan sejenisnya. Apalagi saat COVID-19, budaya baru tersebut muncul di sebagian aktivitas masyarakat untuk tetap produktif di tengah pandemi.

Potensi ini kini dilirik Pupuk Kaltim dan bersinergi dengan induk usaha Pupuk Indonesia, melalui survei Urban Farming di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur dan Makassar, Sulawesi Selatan. Survei dilaksanakan untuk mengetahui seberapa besar minat masyarakat perkotaan untuk berkebun di halaman atau pekarangan rumah, sebagai acuan strategi kebijakan korporasi dalam memenuhi kebutuhan pasar di masa mendatang.



"Pelaksanaan survei Urban Farming yang sedang berlangsung saat ini hingga 13 Agustus 2020 mendatang, mempunyai responden dari berbagai kalangan masyarakat perkotaan," ujar Staf Pelayanan Departemen Pelayanan dan Komunikasi Produk Pupuk Kaltim Kurnia Rizki Ikawati atau akrab disapa Rizka, dalam keterangan persnya, Sabtu (11/7/2020).

Baca Juga: Menteri Pertanian Tinjau Program Pekarangan Pangan Lestari di Gowa

Diungkapkan Riska, teknis pelaksanaan survei Urban Farming bersifat online, dengan mengisi tautan link yang telah disebar melalui berbagai platfrom. Responden menyasar seluruh kalangan masyarakat perkotaan mulai siswa SMA, Mahasiswa, ASN dan Karyawan Swasta, hingga Ibu Rumah Tangga, dengan target 1.000 orang, masing-masing 500 orang di Balikpapan dan 500 orang di Makassar.

Pelaksanaan survei dilakukan serentak oleh seluruh anak usaha Pupuk Indonesia Grup, dengan persebaran survei di seluruh kota besar Indonesia. "Survei tak hanya dilakukan Pupuk Kaltim saja, tapi seluruh anak perusahaan Pupuk Indonesia, menyasar target responden potensial di seluruh kota besar yang disurvei," tambah Riska.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!