Sri Mulyani: Daya Tahan Ekonomi RI Kuat Meski Diterjang Gelombang Dahsyat

Rabu, 04 Januari 2023 - 12:17 WIB
"Ini adalah hal yang sangat baik dari sisi kualitas pemulihan ekonomi kita yaitu mampu menciptakan kesempatan kerja baru sehingga mereka yang terkena dampak pandemi kembali bisa bekerja dan membaik lagi," ujarnya.

Dari sisi inflasi, hingga akhir tahun 2022 Indonesia berada di angka 5,5 persen atau relatif modes dibandingkan dengan semua negara baik di G20 maupun di ASEAN-5 dan ASEAN-6.

"Ini adalah salah satu prestasi yang sangat baik. Bagaimana Pemerintah dan Bank Indonesia terus melakukan policy mix antara kombinasi langkah-langkah yang dilakukan oleh Pemerintah untuk terus menjaga tingkat harga termasuk menggunakan APBN dengan memberikan subsidi untuk stabilisasi yang luar biasa besar untuk tahun 2022," ucapnya.

Dari sisi perbankan, pihaknya menyampaikan bahwa perbankan Indonesia terus menunjukkan tren normalisasi, di mana Dana Pihak Ketiga (DPK) mengalami pertumbuhan yang cukup tinggi.

"Ini adalah kenaikan DPK yang cukup tinggi semenjak terjadinya Covid-19, yaitu tahun 2020. DPK itu pertumbuhannya di 9,4. Ini menggambarkan bahwa kegiatan ekonomi masyarakat mulai meningkat sehingga mereka mulai menggunakan dana mereka yang ada di perbankan untuk kegiatan, baik kegiatan ekonomi maupun sosial lainnya," tambah Sri.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!