Potensi Ekspor Cangkang Sawit ke Jepang Capai 100 Miliar Yen

Selasa, 14 Juli 2020 - 13:37 WIB
loading...
Potensi Ekspor Cangkang...
Indonesia berpeluang meningkatkan ekspor cangkang sawit ke Jepang. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Indonesia berpeluang meningkatkan ekspor cangkang sawit ke Jepang seiring meningkatnya kebutuhan bahan baku energi terbarukan di Negeri Matahari Terbit.

Presiden Direktur The Japan External Trade Organization (Jetro) Jakarta Keishi Suzuki mengungkapkan bahwa kebutuhan energi biomassa di Jepang saat ini sedang tinggi. Biomassa ini merupakan implementasi dari energi terbarukan untuk pembangkit tenaga listrik.

"Perhatian biomassa sebagai energi terbarukan semakin tinggi di Jepang. Saat ini di Jepang tengah direncanakan pembangunan 90 pembangkit tenaga listrik biomassa," kata Keishi dalam webinar secara virtual, Selasa (14/7/2020). (Baca juga: Jepang dan AS Bahas Lonjakan Kasus Covid-19 di Pangkalan Militer AS )

Untuk memenuhi kebutuhan energi terbarukan tersebut, Jepang membutuhkan bahan baku seperti cangkang kelapa sawit dan pelet kayu. Dalam hal ini, Indonesia sangat kaya akan bahan baku tersebut khususnya cangkang sawit.

"Indonesia merupakan penghasil cangkang sawit terbesar di dunia. Untuk itu perlu ada kerja sama akan hal ini. Kebutuhan cangkang sawit ini mencapai 10 juta ton. Jika diperdagangkan maka nilai ekspor berpotensi hingga 100 miliar Yen," terangnya.

Dalam perdagangan ini, dia meminta agar adanya kestabilan pasok serta harga yang dipatok secara jangka panjang. Sebab, pada dasarnya cangkang sawit ini merupakan barang sisa yang digunakan dari palm oil sehingga tidak menimbulkan biaya produksi atau zero production cost.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tinggalkan Jas dan Dasi,...
Tinggalkan Jas dan Dasi, Pekerja Kantoran di Jepang Boleh Pakai Celana Pendek dan Kaus Oblong
Minat Berkurang, Harga...
Minat Berkurang, Harga Patokan Ekspor Emas Turun di Periode Juli 2026
Mendorong Penerapan...
Mendorong Penerapan Ekonomi Sirkular di Industri Sawit
Hutan Gundul, Cadangan...
Hutan Gundul, Cadangan Devisa Menguap! Mantan Menkeu Bongkar Patgulipat Ekspor Tambang
Mantan Menkeu Ungkap...
Mantan Menkeu Ungkap 3 Gol Besar Sistem Ekspor Satu Pintu yang Dipuji S&P
Produktivitas Kebun...
Produktivitas Kebun Sawit Sitaan Negara Menurun, Muncul Desakan Audit Total
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
Khawatir Asia Timur...
Khawatir Asia Timur Jadi Medan Perang, Menhan Jepang: Senjata Nuklir Tak Bisa Dihindari
Rekomendasi
Siapa Khalil al-Hayya?...
Siapa Khalil al-Hayya? Pemimpin Baru Hamas yang Dikenal sebagai Tangan Kanan Iran di Gaza
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Infografis
Stop Ekspor Suku Cadang...
Stop Ekspor Suku Cadang Jet Tempur Siluman F-35 ke Israel!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved