Bank BTPN Salurkan Rp6,7 Triliun untuk Pembiayaan Berkelanjutan
Rabu, 25 Januari 2023 - 20:08 WIB
loading...
Bank BTPN berkomitmen mendukung ekonomi hijau. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - PT Bank BTPN Tbk ( BTPN ) terus berkomitmen terhadap upaya pemerintah mengembangkan ekonomi hijau atau green financing melalui pembiayaan yang berkelanjutan. Direktur Utama Bank BTPN Henoch Munandar mengatakan, BTPN telah memberikan beberapa pinjaman terhadap aktivitas ekonomi hijau, seperti pembiayaan proyek pembangkit listrik ramah lingkungan, dan perkebunan yang berkelanjutan.
Baca juga: Henoch Munandar Resmi Jabat Direktur Utama BTPN
"Komitmen kami sampai September 2022 sudah menyalurkan hampir Rp6,7 triliun untuk membiayai berbagai bisnis berkelanjutan, seperti yang ditetapkan POJK No. 51," ujar Henoch dalam Media Gathering BTPN, Rabu (25/1/2023).
BTPN berkomitmen menerapkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 51 Tahun 2017. Henoch menjelaskan bahwa keputusan itu merupakan suatu komitmen berkelanjutan dalam negeri atau global tentang kelangsungan lingkungan.
Rincian Rp6,7 triliun tersebut terdiri dari Rp1,9 triliun untuk energi terbarukan, Rp530 miliar untuk efisiensi energi, Rp3,1 triliun untuk pengolahan sumber daya alam hayati dan lahan berkelanjutan. Kemudian sebanyak Rp340 miliar untuk transportasi ramah lingkungan dan Rp760 miliar untuk properti hijau.
Baca juga: Henoch Munandar Resmi Jabat Direktur Utama BTPN
"Komitmen kami sampai September 2022 sudah menyalurkan hampir Rp6,7 triliun untuk membiayai berbagai bisnis berkelanjutan, seperti yang ditetapkan POJK No. 51," ujar Henoch dalam Media Gathering BTPN, Rabu (25/1/2023).
BTPN berkomitmen menerapkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 51 Tahun 2017. Henoch menjelaskan bahwa keputusan itu merupakan suatu komitmen berkelanjutan dalam negeri atau global tentang kelangsungan lingkungan.
Rincian Rp6,7 triliun tersebut terdiri dari Rp1,9 triliun untuk energi terbarukan, Rp530 miliar untuk efisiensi energi, Rp3,1 triliun untuk pengolahan sumber daya alam hayati dan lahan berkelanjutan. Kemudian sebanyak Rp340 miliar untuk transportasi ramah lingkungan dan Rp760 miliar untuk properti hijau.
Lihat Juga :