Suka Duka Penjual Burung di Pasar Pramuka, Branjangan Rp1,5 Juta Raib Digondol Tikus

Rabu, 01 Februari 2023 - 23:02 WIB
loading...
Suka Duka Penjual Burung...
Suasana di pasar burung Pramuka, Jakarta Timur. Berbagai jenis burung diperjualbelikan di sini. Foto/MPI/Bachtiar Rojab
A A A
JAKARTA - Kegemaran sebagian masyarakat terhadap hewan peliharaan termasuk burung membuat jual-beli burung menjadi lahan bisnis yang menjanjikan. Omzet jutaan rupiah bisa dikantongi setiap hari.

Penghobi burung mungkin sudah familiar dengan Pasar Pramuka di Jakarta Timur. Di sana, berbagai macam burung kerap lalu-lalang diperjualbelikan dari tangan ke tangan. Mulai jenis burung murai hingga burung elang dan burung hantu.

Di tengah semaraknya dunia burung di kawasan tersebut, banyak keluh kesah yang dirasakan. Iyan (30), salah saorang pedagang burung, kerap mengeluhkan tikus-tikus yang berkeliaran seraya mengincar burung-burung jualannya.

"Namanya juga di pasar, pasti banyak tikus-tikus. Ada tikus tikus yang kecil (suka makan burung), kalau tikus-tikus gede tuh yang biasa yang di luar sini ngerusakin kandang semua itu," ungkapnya kepada MNC Portal Indonesia (MPI), Selasa (31/1/2023).

Baca juga: Kisah Penghobi Burung yang Menjadi Pengusaha Parrot Sukses Beromzet Ratusan Juta

Bahkan, dia sempat tertimpa apes saat burung Branjangan miliknya tiba-tiba dimakan tikus saat hendak dibawa oleh konsumen. Padahal, sudah ada kesepakatan harga antara dia dengan pembeli.

"Branjangan yang udah gacor, ada itu udah pesenan orang, harga udah deal Rp1,5 juta, dihancurin tikus, nah itu yang bikin nangis itu," tuturnya.

Meski banyak ‘hama’ yang mengintai dan mengganggu, Iyan tak kapok berbisnis burung yang juga merupakan hobinya. Sebab, selain bisa bebas tanpa terikat, dia juga bisa mengantongi omzet Rp500.000 hingga Rp1 juta dalam sehari. "Sekarang ya perharinya tuh bersih biasanya Rp500.000 sampai Rp1 juta, kalau lagi rame bisa di atas itu," ungkapnya.

Berbeda halnya dengan Burhanuddin (37). Di balik suka dukanya, dia kerap mendapat kepuasan tersendiri saat melakukan transaksi bersama konsumen. Terlebih, jika burung yang dijajaki dipatok hingga harga puluhan juta.

"Kalau termahal di zaman tahun 2014 saat jaman-jaman burung lovebird itu lagi naik di angka Rp50 juta satu ekor, itu pernah," ungkapnya.

Baca juga: Nanang Pribadi, Mantan Sopir yang Sukses Jadi Pengusaha Sangkar Burung Bisa Gaji Karyawan Rp75 Juta per Minggu

Meski mematok harga tinggi, menurut Burhanuddin, untungnya tak terlampau besar karena dirinya membeli dengan harga tinggi pula dari para pengepul burung.

"Gini kalau prinsip pedagang kan kalau barang mahal belinya otomatis mahal juga. Istilahnya beli Rp45-50 juta, ya profit Rp5 jutaan sekali transaksi," terang dia.

(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
Rupiah Masih Rapuh,...
Rupiah Masih Rapuh, Hari Ini Sentuh Level Rp17.104 per USD
Tahan Harga BBM Subsidi,...
Tahan Harga BBM Subsidi, Purbaya: Instruksi Langsung Presiden!
Rupiah Ambruk Sempat...
Rupiah Ambruk Sempat Sentuh Rp17.000 per Dolar AS, Begini Kondisi Terbarunya
Peneliti UNEJ Ungkap...
Peneliti UNEJ Ungkap Keunikan Puyuh Gonggong, Fauna Endemik Jember yang Rentan Punah
Burung Merpati Punya...
Burung Merpati Punya GPS Canggih Alamiah Melebihi Teknologi Buatan Manusia
Terungkap Kebiasaan...
Terungkap Kebiasaan Burung Galapagos Melakukan Perjalanan Sejauh 3.000 Mil
Rekomendasi
UKM Malaysia Tembus...
UKM Malaysia Tembus Peringkat 7 Dunia THE Sustainability Impact Ratings 2026
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
Rekam Jejak Eks Ketua...
Rekam Jejak Eks Ketua PN Kudus yang Dipecat karena Tilep Uang Rp2 Miliar
Berita Terkini
Kantongi Pendanaan USD11,3...
Kantongi Pendanaan USD11,3 Juta, FLOQ Pacu Integrasi Teknologi Blockchain
Tanpa Kompensasi, Harga...
Tanpa Kompensasi, Harga Asli Pertamax Tembus Rp20.000 per Liter
Pacu Sektor Pariwisata,...
Pacu Sektor Pariwisata, TikTok GO Integrasikan Konten Kreator dengan Sistem Pemesanan Tiket
AHY Ungkap Ego Sektoral...
AHY Ungkap Ego Sektoral Jadi Hambatan Tata Kelola Kebandarudaraan
Danamon Gelar DIVE-Chapter...
Danamon Gelar DIVE-Chapter Youth, Kenalkan Perbankan ke Generasi Muda
Asabri Gandeng Bio Farma...
Asabri Gandeng Bio Farma Edukasi Kanker Serviks di Sespim Polri
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved