Guyon Sri Mulyani: Defisit APBN Bisa Nol Tapi Nggak Usah Bayar Utang PLN dan Pertamina Rp550 Triliun
Jum'at, 03 Februari 2023 - 15:44 WIB
loading...
A
A
A
Dia menjelaskan bahwa jika tarif listrik dan BBM tidak disubsidi, APBN tentunya bisa seimbang karena defisit di 2022 adalah sebesar Rp464,3 triliun atau 2,38% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).
Baca Juga: Sri Mulyani: Salah Respons di 2023, Indonesia Bisa Ikutan Gelap Gulita
Menurut dia ada juga cara lain, yakni menaikkan tarif listrik dan BBM subdisi sesuai harga keekonomian. Tapi risikonya akan dimarahi rakyat. "Boleh saja saya naikkan tarif listrik, tapi langsung dimarahi rakyat seluruh Indonesia," canda Sri Mulyani.
Dia menjelaskan pentingnya subsidi bagi masyarakat. "Itu adalah sebuah desain dalam APBN. Kita melihat Indonesia butuh apa, ada yang masih menganggur, ada masyarakat miskin, ada yang masih butuh infrastruktur, ada yang membutuhkan rumah sakit," jelasnya.
Baca Juga: Sri Mulyani: Salah Respons di 2023, Indonesia Bisa Ikutan Gelap Gulita
Menurut dia ada juga cara lain, yakni menaikkan tarif listrik dan BBM subdisi sesuai harga keekonomian. Tapi risikonya akan dimarahi rakyat. "Boleh saja saya naikkan tarif listrik, tapi langsung dimarahi rakyat seluruh Indonesia," canda Sri Mulyani.
Dia menjelaskan pentingnya subsidi bagi masyarakat. "Itu adalah sebuah desain dalam APBN. Kita melihat Indonesia butuh apa, ada yang masih menganggur, ada masyarakat miskin, ada yang masih butuh infrastruktur, ada yang membutuhkan rumah sakit," jelasnya.
(nng)
Lihat Juga :