Mengenal 3 Harta Karun Laut Indonesia yang dijual Murah ke Luar Negeri

Senin, 06 Februari 2023 - 16:48 WIB
loading...
Mengenal 3 Harta Karun...
Terdapat sejumlah harta karun laut di Indonesia yang dijual murah ke luar negeri. Foto DOK ist
A A A
JAKARTA - Terdapat sejumlah harta karun laut di Indonesia yang dijual murah ke luar negeri. Memiliki tanah yang subur dan kekayaan alam yang melimpah, harta karun laut Indonesia banyak diminati oleh negara lain yang ada di dunia.

Sejumlah harta karun yang dihasilkan dari budidaya dan tangkapan dari laut menjadikan negara Indonesia sebagai pemasok utama di tingkat global dengan harga yang murah.

Baca juga : Potensi Nilai Harta Karun Laut Indonesia Capai Rp19.774 Triliun

Lantas harta karun laut apa saja yang sudah dijual murah oleh Indonesia? berikut ulasannya.

1. Rumput Laut

Indonesia merupakan negara dengan penghasil rumput laut paling banyak di dunia. Hal ini dikarenakan Indonesia mempunyai laut yang sangat luas yakni mencapai 6.400.000 km2 luas lautan dan 110.000 km panjang garis pantai.

Mengutip dari laman kementerian luar negeri, dari seluruh wilayah Indonesia terdapat 550 jenis varian rumput laut yang bernilai ekonomis tinggi dari sekitar 8000 jenis rumput laut yang ada di dunia.

Menurut data kementerian laut dan perikanan Indonesia, tercatat sejak september 2022 volume ekspor rumput laut Indonesia mencapai angka 180,6 ribu ton dengan harga berkisar USD 455,7 juta, dengan tujuan utama wilayah tiongkok. Dengan harga murah tersebut maka akan menjadi rebutan bagi negara lain di dunia.

2. Ikan Tuna

Memiliki wilayah yang sangat luas menjadikan Indonesia sebagai eksportir ikan tuna terbesar di dunia. Tercatat sejak tahun 2022 lalu, ekspor TCT mencapai 79.000 ton senilai dengan USD 41,7 juta.

Menurut data KKP, sejak pada tahun 2018 Indonesia telah mengekspor sebesar 72.000 ton (USD315 juta), pada 2019 sebanyak 84.000 ton (USD 366 juta), pada 2020 sebesar 91.000 ton (USD 338 juta), dan pada 2021 mencapai 82.000 ton (USD 335 juta).

Untuk perdagangan global ikan tuna, Indonesia hanya memiliki satu kompetitor yang cukup besar yaitu negara Jepang. Namun, harga yang ditawarkan negara Jepang lebih mahal dibanding dengan Indonesia. Maka dari itu banyak negara di dunia yang menginginkan ikan tuna murah dari Indonesia.

Baca juga : Jokowi Terbitkan Aturan Baru Pengelolaan Harta Karun Bawah Laut

3. Ikan Hias

Saat ini Indonesia telah menempati urutan keempat dalam eksportir ikan hias terbesar di seluruh dunia selain negara Jepang, Singapura dan Spanyol.

Berdasarkan data kementerian kelautan dan perikanan, tercatat lebih dari 4552 jenis ikan yang ada di perairan wilayah Indonesia. Sejumlah 440 diantaranya merupakan sebuah endemik yang sudah tersebar di wilayah Indonesia.

Ikan hias yang paling diminati adalah arwana, cupang hias, dan ikan mas koki. Dengan tujuan utama yakni negara China, Amerika, Rusia, Kanada, dan Singapura.

Memiliki harga jual yang relatif murah membuat pendapatan ekspor ikan hias kian meningkat. Dari yang semula USD27,6 juta pada 2017 menjadi USD34,5 juta pada 2021.
(bim)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Singapura Mulai Proyek...
Singapura Mulai Proyek Raksasa Lawan Kenaikan Permukaan Laut
Viral Pulau Umang Dijual...
Viral Pulau Umang Dijual Rp65 Miliar di Medsos, KKP Buka Suara
Ambisi Trump Caplok...
Ambisi Trump Caplok Greenland Bakal Ubah Peta Energi Dunia? Ada Harta Karun Minyak Miliaran Barel
Harta Karun Greenland...
Harta Karun Greenland Tak Mudah Digali, Ambisi Trump Terganjal Realita Alam Arktik
5 Negara Pemilik Harta...
5 Negara Pemilik Harta Karun Emas Terbesar di Dalam Tanah, Indonesia Urutan Berapa?
Trump dan Xi Jinping...
Trump dan Xi Jinping Damai, Ekspor Harta Karun Langka China Melonjak 13%
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
Bahaya Harta : Ketika...
Bahaya Harta : Ketika Kekayaan Membuat Manusia Lalai dan Durhaka
Bulan Juni 2026, Ilmuwan...
Bulan Juni 2026, Ilmuwan Sebut Air Laut Mulai Mendidih
Rekomendasi
Dorong Transformasi...
Dorong Transformasi Berkelanjutan, TelkomGroup Resmi Gelar Culture Festival 2026
Kejagung Terbitkan Sprindik...
Kejagung Terbitkan Sprindik Baru, Imigrasi Pastikan Pencekalan Febrie Adriansyah Tetap Berlaku
Program Berkelanjutan...
Program Berkelanjutan Kesehatan Jangkau Lebih dari 16.500 Orang
Berita Terkini
PLN EPI-eFUELS SEA Jajaki...
PLN EPI-eFUELS SEA Jajaki Pengembangan Rantai Pasok Hidrogen Hijau RI-Singapura
93 Proyek Hidrogen Siap...
93 Proyek Hidrogen Siap Dikembangkan di Indonesia, Nilainya Tembus Rp32 Triliun
Bos DJP soal Libatkan...
Bos DJP soal Libatkan Babinsa Awasi Pajak: Tak Perlu Digoreng-goreng
Bittime: Pasar Tokenisasi...
Bittime: Pasar Tokenisasi Aset RI Diramal Sentuh USD88 Miliar di 2030
Soal Peluang Harga Pertamax...
Soal Peluang Harga Pertamax Turun, Ditjen Migas: Belum Ada Pembahasan
Prediksi Ngeri Goldman...
Prediksi Ngeri Goldman Sachs: Harga Minyak Brent Bakal Meroket ke USD120 per Barel
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved