Naik 32%, Adira Finance Cetak Laba Bersih Rp1,6 Triliun di 2022
Jum'at, 10 Februari 2023 - 14:14 WIB
loading...
Adira Finance melaporkan kinerja keuangan sepanjang tahun lalu. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - PT Adira Dinamika Multi Finance (ADMF) membukukan laba bersih Rp 1,6 triliun meningkat 32% secara tahunan pada tahun lalu. Peningkatan laba tersebut terutama ditopang penurunan biaya bunga dan biaya kredit.
"Penurunan biaya didukung aktivitas ekonomi yang berangsur pulih sehingga mempengaruhi kapasitas pembayaran konsumen serta memperkuat aktivitas penagihan," ujar Presiden Direktur Adira Dinamika Multi Finance I Dewa Made Susila saat konferensi pers paparan kinerja keuangan, di Jakarta, Jumat (10/2/2023).
Baca Juga: Penguatan Desa Wisata, Adira Finance Gelar Festival Kreatif Lokal di Desa Wisata Alamendah
Menurut dia beban bunga turun sebesar 34% menjadi Rp 729 miliar karena dampak penurunan pada jumlah pinjaman dan biaya pendanaan. Sementara itu, biaya kredit tercatat menurun sebesar 35% secara tahunan menjadi Rp 907 miliar.
Adapun pembiayaan baru meningkat sebesar 22% secara tahunan menjadi Rp 31,7 triliun terutama didorong dari pertumbuhan segmen pembiayaan mobil. Adira Finance juga berhasil membukukan pertumbuhan piutang yang dikelola sebesar 10% menjadi sebesar Rp44,6 triliun setelah sempat mengalami penurunan dalam dua tahun terakhir karena dampak pandemi Covid-19.
"Penurunan biaya didukung aktivitas ekonomi yang berangsur pulih sehingga mempengaruhi kapasitas pembayaran konsumen serta memperkuat aktivitas penagihan," ujar Presiden Direktur Adira Dinamika Multi Finance I Dewa Made Susila saat konferensi pers paparan kinerja keuangan, di Jakarta, Jumat (10/2/2023).
Baca Juga: Penguatan Desa Wisata, Adira Finance Gelar Festival Kreatif Lokal di Desa Wisata Alamendah
Menurut dia beban bunga turun sebesar 34% menjadi Rp 729 miliar karena dampak penurunan pada jumlah pinjaman dan biaya pendanaan. Sementara itu, biaya kredit tercatat menurun sebesar 35% secara tahunan menjadi Rp 907 miliar.
Adapun pembiayaan baru meningkat sebesar 22% secara tahunan menjadi Rp 31,7 triliun terutama didorong dari pertumbuhan segmen pembiayaan mobil. Adira Finance juga berhasil membukukan pertumbuhan piutang yang dikelola sebesar 10% menjadi sebesar Rp44,6 triliun setelah sempat mengalami penurunan dalam dua tahun terakhir karena dampak pandemi Covid-19.
Lihat Juga :