Kemenperin Usul Pembelian Mobil Listrik Bebas Pajak
Senin, 20 Februari 2023 - 19:05 WIB
loading...
Pembelian mobil listrik diusulkan bebas pajak. Foto/YudistiroPranoto/MPI
A
A
A
JAKARTA - Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (Dirjen Ilmate) Kementerian Perindustrian Taufiek Bawazier mengatakan, salah satu upaya untuk mendongkrak penjualan kendaraan listrik , terutama mobil, adalah dengan pembebasan pajak. Selain itu, pemerintah juga menyiapkan subsidi atau insentif untuk kendaraan listrik, untuk motor Rp7 juta.
Baca juga: Menteri ESDM Ungkap Pemberian Insentif Kendaraan Listrik Tinggal Start
"Pajak pertambahan nilai ditanggung pemerintah (PPN DTP), kalau dia bisa nol minimal mengurangi beban. Bukan berarti rugi, tapi mendapatkan multiplier efek lain. Begitu volume naik ada PPh orang yang bisa kita hitung," ujar Taufiek Bawazier dalam sesi diskusi pada acara IIMS 2023, Senin (20/2/2023).
Taufiek menilai, kesuksesan pembebasan pajak tersebut dapat dilihat ketika pemerintah memberi diskon terhadap pajak penjualan barang mewah (PPnBM) DTP saat pademi Covid-19 untuk menolong sektor otomotif.
"Ini nanti hitungannya seperti apa, ini saya minta potrait, contoh success story PPnBM DTP. Sebenarnya tidak ada (yang) dirugikan, multiplier effect kembali ke nasional, ke masyarakat," lanjutnya.
Baca juga: Menteri ESDM Ungkap Pemberian Insentif Kendaraan Listrik Tinggal Start
"Pajak pertambahan nilai ditanggung pemerintah (PPN DTP), kalau dia bisa nol minimal mengurangi beban. Bukan berarti rugi, tapi mendapatkan multiplier efek lain. Begitu volume naik ada PPh orang yang bisa kita hitung," ujar Taufiek Bawazier dalam sesi diskusi pada acara IIMS 2023, Senin (20/2/2023).
Taufiek menilai, kesuksesan pembebasan pajak tersebut dapat dilihat ketika pemerintah memberi diskon terhadap pajak penjualan barang mewah (PPnBM) DTP saat pademi Covid-19 untuk menolong sektor otomotif.
"Ini nanti hitungannya seperti apa, ini saya minta potrait, contoh success story PPnBM DTP. Sebenarnya tidak ada (yang) dirugikan, multiplier effect kembali ke nasional, ke masyarakat," lanjutnya.
Lihat Juga :