Aset Kripto Digandrungi Investor Milenial, Pelaku Industri Pacu Literasi dan Edukasi
Kamis, 23 Februari 2023 - 21:22 WIB
loading...
Pelaku industri kripto dan ekosistem pendukungnya terus menggencarkan edukasi dan literasi seputar cryptocurrency dan teknologi blockchain. Ilustrasi Foto/pexels/Rodnae Production
A
A
A
JAKARTA - Aset kripto sebagai sebuah aset digital saat ini keberadaannya menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat terutama generasi muda. Namun, setiap instrumen investasi pasti ada risikonya.
Sehingga, penting bagi siapa pun untuk membekali diri dengan informasi dan pemahaman yang baik sebelum memutuskan menyisihkan sebagian uang atau pendapatannya untuk investasi pada aset kripto.
Untuk itulah, pelaku industri kripto dan ekosistem pendukungnya terus menggencarkan edukasi dan literasi seputar cryptocurrency, teknologi blockchain, perkembangan industri, hingga cara berinvestasi dengan baik.
Hal ini penting mengingat peminat dari aset kripto juga terus meningkat. Merujuk data Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), hingga akhir November 2022 terdapat 16,55 juta investor aset kripto di Indonesia. Di mana ada peningkatan 48,7% dari tahun 2021 yang baru mencapai 11,2 juta. Masih menurut Bappebti, investor aset kripto di Indonesia didominasi kaum milenial dengan rentang usia 18-30 tahun.
Menteri Perdagangan (Mendag) Republik Indonesia Zulkifli Hasan pada opening ceremony Bulan Literasi Aset Kripto 2023 yang digelar Badan Pengawas Perdagangan bersama Asosiasi Perdagangan Aset Kripto Indonesia (Aspakrindo) menegaskan pentingnya literasi yang baik mengenai investasi aset kripto.
Menurut Zulhas, sapaan akrab Zulkifli Hasan, berinvestasi dalam aset kripto mengandung risiko yang cukup tinggi. “Sesuai sifatnya, nilai aset crypto sangat volatile, bisa saja mengalami peningkatan maupun penurunan nilai yang sangat drastis dalam kurun waktu yang pendek,” ujarnya, dikutip Kamis (23/2/2023).
Sehingga, penting bagi siapa pun untuk membekali diri dengan informasi dan pemahaman yang baik sebelum memutuskan menyisihkan sebagian uang atau pendapatannya untuk investasi pada aset kripto.
Untuk itulah, pelaku industri kripto dan ekosistem pendukungnya terus menggencarkan edukasi dan literasi seputar cryptocurrency, teknologi blockchain, perkembangan industri, hingga cara berinvestasi dengan baik.
Hal ini penting mengingat peminat dari aset kripto juga terus meningkat. Merujuk data Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), hingga akhir November 2022 terdapat 16,55 juta investor aset kripto di Indonesia. Di mana ada peningkatan 48,7% dari tahun 2021 yang baru mencapai 11,2 juta. Masih menurut Bappebti, investor aset kripto di Indonesia didominasi kaum milenial dengan rentang usia 18-30 tahun.
Menteri Perdagangan (Mendag) Republik Indonesia Zulkifli Hasan pada opening ceremony Bulan Literasi Aset Kripto 2023 yang digelar Badan Pengawas Perdagangan bersama Asosiasi Perdagangan Aset Kripto Indonesia (Aspakrindo) menegaskan pentingnya literasi yang baik mengenai investasi aset kripto.
Menurut Zulhas, sapaan akrab Zulkifli Hasan, berinvestasi dalam aset kripto mengandung risiko yang cukup tinggi. “Sesuai sifatnya, nilai aset crypto sangat volatile, bisa saja mengalami peningkatan maupun penurunan nilai yang sangat drastis dalam kurun waktu yang pendek,” ujarnya, dikutip Kamis (23/2/2023).
Lihat Juga :