Genjot Kontribusi Industri Kopi Nasional, ID FOOD Target Buka 5.000 Hektare Lahan
Minggu, 12 Maret 2023 - 08:52 WIB
loading...
Ketua Dewan Kopi Indonesia (DEKOPI), Rusman Heryawan mengatakan, sebab utama kontribusi industri kopi terhadap perekonomian masih rendah, lantaran belum dikelola secara maksimal. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Mendorong kontribusi industri kopi nasional, Holding BUMN Pangan atau ID FOOD melaluiprogram Makmurmenargetkan 5.000 hektare lahan yang digunakan untuk komoditas kopi. Program itu juga para petani kopi dalam hal pembinaan.
"Komoditas kopi di tahun ketiga program Makmur kami menargetkan 5.000 hektar lahan kopi untuk pembinaan petani kopi, mari kita bersama-sama dan bersinergi memajukan industri kopi indonesia,” kata Direktur Utama Holding BUMN Pangan atau ID FOOD, Frans Marganda Tambunan.
Baca Juga: Teken ICA 2022, Mendag Zulkifli: Ekspor Kopi Meningkat, Petani Lebih Sejahtera
Ia juga menekankanperusahaan pelat merah di sektor pangan berkomitmen mengembangkan bisnis kopi di Tanah Air. BUMN tetap mempromosikan kopi Indonesia hingga mata internasional.
“Kami telah melakukan pembinaan kepada petani, termasuk petani kopi melalui ekosistem program Makmur, kami sinergi BUMN membantu dari hulu hilir rantai pangan," katanya.
"Komoditas kopi di tahun ketiga program Makmur kami menargetkan 5.000 hektar lahan kopi untuk pembinaan petani kopi, mari kita bersama-sama dan bersinergi memajukan industri kopi indonesia,” kata Direktur Utama Holding BUMN Pangan atau ID FOOD, Frans Marganda Tambunan.
Baca Juga: Teken ICA 2022, Mendag Zulkifli: Ekspor Kopi Meningkat, Petani Lebih Sejahtera
Ia juga menekankanperusahaan pelat merah di sektor pangan berkomitmen mengembangkan bisnis kopi di Tanah Air. BUMN tetap mempromosikan kopi Indonesia hingga mata internasional.
“Kami telah melakukan pembinaan kepada petani, termasuk petani kopi melalui ekosistem program Makmur, kami sinergi BUMN membantu dari hulu hilir rantai pangan," katanya.
Lihat Juga :