China Masih Mendominasi, Peru Berniat Produksi Baterai Lithium Lokal

Minggu, 12 Maret 2023 - 15:36 WIB
loading...
China Masih Mendominasi,...
Sebuah batu lithium terlihat pada konferensi pers Macusani Yellowcake dan Plateau Energy di Lima, Peru. Foto/Dok Reuters
A A A
LIMA - Peru menargetkan bakal memproduksi baterai lithium di dalam negeri, disampaikan seorang pejabat pemeritah seperti dilansir Reuters. Rencana ini membawa Peru mengikuti jejak negara-negara Amerika Latin lainnya, dengan ambisi tinggi mengindustrialisasi sumber daya logam ultralight yang dibutuhkan untuk memberi daya pada kendaraan listrik.

"Kami sudah mulai bergerak untuk melihat apakah kami dapat mengembangkan industri baterai," kata Wakil Menteri Pertambangan Peru, Jaime Chavez pada konferensi industri pertambangan Perumin.

Baca Juga: Iran Temukan Deposit Lithium Terbesar Kedua di Dunia, Simpan 8,5 Juta Ton

Peru merupakan produsen tembaga no.2 di dunia dan telah menjadi tujuan menarik bagi penambang global. Deposit Lithium yang dimiliki Peru berada pada beberapa wialayah di Selatan Puno yang saat ini sedang dieksplorasi oleh American Lithium Corp (LI.V).

Tetapi endapan itu secara signifikan lebih kecil daripada wilayah yang disebut sebagai Segitiga Lithium, terdiri dari Bolivia, Chili dan Argentina. Baca Juga: China Menang Tender Lithium di Bolivia, Simpan Deposit 21 Juta Ton
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
Rupiah Masih Rapuh,...
Rupiah Masih Rapuh, Hari Ini Sentuh Level Rp17.104 per USD
Tahan Harga BBM Subsidi,...
Tahan Harga BBM Subsidi, Purbaya: Instruksi Langsung Presiden!
Rupiah Ambruk Sempat...
Rupiah Ambruk Sempat Sentuh Rp17.000 per Dolar AS, Begini Kondisi Terbarunya
Wali Kota Ini Tewas...
Wali Kota Ini Tewas Diberondong Tembakan Pembunuh Bayaran saat Berangkat ke Kantor
Amerika Temukan Cadangan...
Amerika Temukan Cadangan yang Cukup untuk Memberi Daya 130 Juta Mobil Listrik
China Siapkan Baterai...
China Siapkan Baterai Berbahan Batu Bara Tanpa Emisi
Rekomendasi
Perkuat Kolaborasi dan...
Perkuat Kolaborasi dan Kepemimpinan Kreatif, HIMA PUSAKA MNC University Gelar Studi Banding Bersama Universitas Paramadina
Demo Kenaikan Harga...
Demo Kenaikan Harga Pertamax, Aktivis 98: Ada Pergeseran Orientasi Mahasiswa
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Berita Terkini
ESDM Menjawab Isu Pasokan...
ESDM Menjawab Isu Pasokan Batubara Jadi Penyebab Pemadaman Listrik di Pulau Jawa
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Penjelasan PLN soal...
Penjelasan PLN soal Blackout di Beberapa Wilayah Pulau Jawa
Emas Antam Kembali Berkilau,...
Emas Antam Kembali Berkilau, Hari Ini Naik Rp20 Ribu Sentuh Rp2.709.000 per Gram
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved