Suharso Ingin Survei JETRO Jadi Bahan Masukan untuk Indonesia

Jum'at, 24 Maret 2023 - 19:54 WIB
loading...
Suharso Ingin Survei...
Menteri PPN/Bappenas Suharso Monoarfa berharap JETRO menyampaikan hasil surveinya setiap tahun. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa memaparkan hasil survei yang dilakukan oleh Japan External Trade Organization (JETRO). Survei tersebut dilakukan pada tahun 2022 terhadap sejumlah perusahaan Jepang yang berada di wilayah Asia dan Oceania.

Baca juga: Menteri Suharso Ungkap 3 Kunci Pendongkrak Ekonomi di 2024

"Survei tersebut rutin dilakukan setahun sekali. Cakupan isu dalam survei adalah isu-isu spesifik di negara-negara Asia dan Oceania yang berpengaruh pada peluang pengembangan usaha dan kinerja perushaan-perusahaan Jepang," kata Suharso dilansir dari Instagram resminya @suharsomonoarfa, Jumat (24/3/2023).

Suharso mengungkapkan, ada beberapa hasil survei dan isu-isu yang disampaikan oleh pihak JETRO. Pertama, ekspektasi perusahaan-perusahan Jepang dan optimisme mereka untuk mencetak profit pada tahun 2022. Kedua, berkembangnya pasar domestik sebagai faktor utama untuk perluasan usaha.

Ketiga, meningkatkan upah pekerja dan biaya pengadaan. Keempat, dampak UU Cipta Kerja pada penciptaan lapangan kerja. Kelima, kontribusi perusahaan-perusahaan Jepang pada upaya penurunan emisi.

Usai menerima audiensi, Suharso menyarankan agar pihak JETRO dapat secara rutin menyampaikan hasil survei tahunan yang dilakukan kepada Bappenas sebagai masukan untuk perumusan dan perbaikan kebijakan.

"Saat ini Kementerian PPN/Bappenas sedang menyusun RPJPN 2025-2045 dan RPJMN 2025-2029. Pihak JETRO diharapkan dapat memberikan masukan khususnya untuk perumusan kebijakan dalam penciptaan iklim yang kondusif untuk investasi, pengembangan industri manufaktur, dan peningkatan kerja sama perdagagan dan investasi Jepang-Indonesia," ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
BPS: Jumlah UMKM di...
BPS: Jumlah UMKM di Indonesia Capai 59 Juta Usaha Tahun 2023
Dari Konsumen ke Produsen,...
Dari Konsumen ke Produsen, RI Didorong Kuasai Teknologi Kebencanaan
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
BKI Kunjungi Otoritas...
BKI Kunjungi Otoritas Maritim China, Perluas Layanan Global
Survei Nasional: 83,7...
Survei Nasional: 83,7 Persen Publik Puas Kinerja Pertamina
Hasil Survei, Kejagung...
Hasil Survei, Kejagung Jadi Lembaga Hukum Paling Dipercaya Anak Muda
Gebrakan Pelindo Diapresiasi,...
Gebrakan Pelindo Diapresiasi, Hasil Survei: 85% Lebih Pelanggan Puas
Rekomendasi
Mensesneg Tegaskan Belum...
Mensesneg Tegaskan Belum Ada Rencana Reshuffle Kabinet
Tak Hanya Iran, Houthi...
Tak Hanya Iran, Houthi Yaman Juga Tembakkan Rudal ke Israel
UI Tembus 15 Besar Dunia...
UI Tembus 15 Besar Dunia di Ajang Emerald Excellence Awards 2026
Berita Terkini
Dasco Bahas Tata Kelola...
Dasco Bahas Tata Kelola PT DSI Bersama Bahlil dan Kepala BP BUMN: Ada Beberapa Perlu Diperjelas
Dipakai Bayar Utang...
Dipakai Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Mei 2026 Ambles ke USD144,9 Miliar
Harga Emas Dibuka Naik...
Harga Emas Dibuka Naik Rp5 Ribu ke Rp2.743.000 per Gram, Intip Rinciannya
Marketplace kian Sesak,...
Marketplace kian Sesak, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Makin Terkapar di Posisi 5.486, Ada 515 Saham Melemah
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo dan BP di Awal Juni 2026
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved