Tak Asal Bakar, Begini Proses Pemusnahan Barang Bekas Ilegal Ribuan Bal
Selasa, 04 April 2023 - 11:56 WIB
loading...
A
A
A
Lalu bagaimana dengan aksi pemusnahan yang dilakukan Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan terhadap barang bekas, beberapa waktu lalu? Pembakaran yang dilakukan Mendag di wadah bekas drum itu hanya simbolis semata. Artinya, hanya sampel saja yang dibakar dalam pemusnahan itu.
Berdasarkan catatan MNC Portal Indonesia per tahun tahun 2022 hingga 2023, pemerintah telah melakukan pemusnahan sebanyak lima kali. Pemusnahan yang pertama dilakukan di Karawang, Jawa Barat, sebanyak 750 bal senilai Rp8,5 miliar. Kemudian berlanjut ke Riau sebanyak 730 bal senilai Rp10 miliar.
Baca juga: Jasa Marga Prediksi Puncak Arus Mudik 19 April 2023, Catat Agar Tak Terkena Macet
Lalu, bertolak ke Sidoarjo, Jawa Timur, untuk memusnahkan pakaian bekas sebanyak 824 bal senilai Rp10 miliar. Setelah itu ke Cikarang, Jawa Barat, pemerintah memusnahkan sebanyak 7.000 bal pakaian bekas senilai Rp80 miliar. Terakhir, di Batam memusnahkan barang bekas ilegal sebanyak 112,95 ton terdiri dari pakaian, sepatu, koper, hingga tas, total nilainya hingga Rp17 miliar.
Berdasarkan catatan MNC Portal Indonesia per tahun tahun 2022 hingga 2023, pemerintah telah melakukan pemusnahan sebanyak lima kali. Pemusnahan yang pertama dilakukan di Karawang, Jawa Barat, sebanyak 750 bal senilai Rp8,5 miliar. Kemudian berlanjut ke Riau sebanyak 730 bal senilai Rp10 miliar.
Baca juga: Jasa Marga Prediksi Puncak Arus Mudik 19 April 2023, Catat Agar Tak Terkena Macet
Lalu, bertolak ke Sidoarjo, Jawa Timur, untuk memusnahkan pakaian bekas sebanyak 824 bal senilai Rp10 miliar. Setelah itu ke Cikarang, Jawa Barat, pemerintah memusnahkan sebanyak 7.000 bal pakaian bekas senilai Rp80 miliar. Terakhir, di Batam memusnahkan barang bekas ilegal sebanyak 112,95 ton terdiri dari pakaian, sepatu, koper, hingga tas, total nilainya hingga Rp17 miliar.
(uka)
Lihat Juga :