Bahlil Meradang, Modal NIB Bank Masih Ogah Cairkan Kredit UMKM
Selasa, 11 April 2023 - 19:22 WIB
loading...
Menteri Investasi/Kepala Badan Koordiasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Menteri Investasi/Kepala Badan Koordiasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia meradang karena mengetahui UMKM tidak bisa mendapatkan modal kredit dari perbankan walaupun telah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB). Padahal menurut Bahlil NIB merupakan perizinan yang sudah mengcover secara keseluruhan sehingga seharusnya UMKM bisa mendapatkan kredit tanpa harus ada jaminan.
"Jadi kami sama Pak Teten (MenkopUKM) sama Presiden ini ngomongnya tiap hari kredit tanpa agunan Rp25 juta sampai Rp100 juta cukup NIB. Ini nggak jalan. Jadi kami jangan disuruh nipu tiap hari," ucap Bahlil dalam Rapat Koordinasi di Kementerian Koperasi dan UKM, Jakarta, Selasa (11/4/2023).
Baca Juga: Tim Ekonomi Jokowi Bekerja Tiap Hari, Bahlil: Kami Tidak Mengenal Sabtu-Minggu
Bahlil minta perbankan untuk jujur apa yang menjadi permasalahan sehingga pelaku UMKM masih terhambat mendapatkan kredit.
"Perbankan masih mengisyaratkan harus ada SIUP, TDP, baru kemudian kredit dikeluarkan, macam mana ini? NIB itu adalah izin yang sudah mengcover semuanya, sudah klik itu sebenarnya. Jadi ini penting juga kita sosialisasikan. Jadi kita tujuannya itu mempermudah UMKM bukan mempersulit UMKM," bebernya.
"Jadi kami sama Pak Teten (MenkopUKM) sama Presiden ini ngomongnya tiap hari kredit tanpa agunan Rp25 juta sampai Rp100 juta cukup NIB. Ini nggak jalan. Jadi kami jangan disuruh nipu tiap hari," ucap Bahlil dalam Rapat Koordinasi di Kementerian Koperasi dan UKM, Jakarta, Selasa (11/4/2023).
Baca Juga: Tim Ekonomi Jokowi Bekerja Tiap Hari, Bahlil: Kami Tidak Mengenal Sabtu-Minggu
Bahlil minta perbankan untuk jujur apa yang menjadi permasalahan sehingga pelaku UMKM masih terhambat mendapatkan kredit.
"Perbankan masih mengisyaratkan harus ada SIUP, TDP, baru kemudian kredit dikeluarkan, macam mana ini? NIB itu adalah izin yang sudah mengcover semuanya, sudah klik itu sebenarnya. Jadi ini penting juga kita sosialisasikan. Jadi kita tujuannya itu mempermudah UMKM bukan mempersulit UMKM," bebernya.
Lihat Juga :